Goresan Hati

by - Januari 04, 2017

Sejatinya hati itu milik siapa?
Jiwa raga kita milik siapa?
Bukankah kita sendiri milik Maha Pencipta?
Lihat... Diri kita sendiri bukan milik kita, egois sekali jika kita banyak menuntut kepada orang lain menjadi seperti yang kita mau..
Mari bercermin..
Sadarkan pada qalbu sucimu, rasamu itu semata-mata hanya angan dan ilusi, tidak perlu kamu pertanyakan pada makhlukNya, sedang kau tak pernah bertanya pada Maha Pemberi Rasa..
Susah payah untuk melogikakan rasa, aku sudah pernah mengalaminya dan ingin sedikit berbagi..
Bahwa langkah awal menuju Hakikat Tuhan salah satunya dengan tamparan rasa, tamparan harapan, tamparan kekecewaan, mungkin Tuhan akan selalu berbeda ketika memberi teguran kepada makhlukNya.. Namun, yang perlu disadari sekarang adalah "pulang"..
Kembali ke pangkuan Tuhan, adukan semua rasamu pada Tuhanmu, dekati Tuhanmu..
Maka yakinlah esok lusa kamu akan menjadi pribadi yang baru, kaya akan wawasan rasa dan kaya akan keikhlasan..
Rasa benci, sakit, marah, kecewa jangan pernah kamu lawan..
Percuma, akan sangat menguras tenaga.. Peluk semua rasamu, rasakan dan terima dengan hati seluas samudrea..
Koreksi kesalahan, perbaiki jika itu masih bisa..
Setelah kamu mampu di fase ini, Tuhan akan memberimu jawaban tentang rasamu..
Ketika itu jawaban Tuhan yang aku dapatkan sangat sederhana, aku hanya di minta untuk terus menjalani hidup dengan penyakitku, betapa berat? Tapi lagi-lagi aku masih punya Allah yang maha Menguatkan tanpa lewat makhlukNya..
Hidup itu bukan hanya soal percintaan, pulanglah pada keluargamu..
Asal muasal pelukan pertama yang kamu dapatkan..
Tenanglah, yakinlah dan percaya..
Bahwa kamu akan mendapatkan sosok yang mampu memperbaiki kesalahanmu untuk agamaMu...

You May Also Like

0 komentar