Ya Muqalibal qulub, Tsabit qalbi 'ala Dinik

by - Januari 20, 2017

Memang benar, Tuhan menciptakan qalbu sebagai pangkal dari (nur/cahaya).
Qlabu itu sejatinya anatomi tubuh yang tidak bisa di gerakan sesuai dengan kemauan kita sebagai manusia, berbeda ketika kita bandingkan dengan anggota tubuh yang lain..
Misal, kita memerintahkan mata kita untuk berkedip maka dengan mudah mata kita berkedip (karenaNya).
Namun tidak semudah memerintahkan mata untuk sekedar berkedip ketika kita mengedepankan qalbu/hati, campur tangan Tuhan sepenuhnya ada di dalam qalbu pangkal dari seluruh anatomi Tubuh.
Tidak jarang kita dengan sombong dan angkuhnya menginterprestasikan qalbu dengan tingkah laku kita, saking ekspresifnya kadang kita tidak menyadari bahwa qalbu kita sedang sakit, akibatnya raga kita hidup tapi jiwa kita mati.
Sejatinya dalam merawat qalbu tidaklah sulit, tidak perlu kau pergi jauh kesana kemari, menghamburkan materi, menuju keramaian, kembali ke tempat yang sepi..
Sama sekali tidak perlu seperti itu.
Yang perlu dilakukan adalah muhasabah diri, bercermin dengan qalbu, rasakan, dengarkan, dan nikmati setiap keinginan qalbu..
Dasar dari qalbu dapat dimaknai dengan perwujudan adanya Tuhan.

You May Also Like

0 komentar