Banjarnegara Dengan Kerajinan Keramik Yang Melegenda

by - Januari 10, 2018

Proses pembuatan cangkir @rizkichuk
Siang itu awan cerah menghiasi langit Banjarnegara. Senyum ceria tampak menghiasi semua peserta famtrip blogger dan media yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Banjarnegara. Hari ke dua kami berkesempatan mengunjungi sentra kerajinan keramik. Bus melaju membelah kota Banjarnegara bagian barat. Disana tempat kerajinan keramik diproduksi, mulai dari celengan, asbak, tempat lilin, vas bunga, cangkir, patung, poci, hingga gucci.

Lokasi sentra keramik ini ada di Purworejo Klampok, Kecamatan Susukan. Jika kalian berkunjung ke Banjarnegara lewat jalur Barat (Klampok), kalian akan menjumpai banyak galeri keramik sepanjang jalan.

Koleksi Keramik Usaha Karya Klampok
Setiba di sentra keramik Usaha Karya, kami disambut oleh bu Yanti pewaris usaha keramik dari alm. Masrun Hadi. Beliau menuturkan keramik Usaha Karya dirintis sejak tahun 1969. Usaha turun temurun ini terbilang tetap eksis hingga saat ini. Terbukti pemasaran keramik ini mencakup skala nasional (Tegal, Wonosobo, Jogjakarta, Solo, dll), maupun skala internasional (kawasan Asia, Arab, Eropa dan Amerika). Bisa dibayangkan nggak omset perbulannya berapa? Keramik Usaha Karya mampu menghasilkan omset 200jt/bulan loh, ya maklum lah total pengrajinnya juga banyak, sekitar 600 pengrajin.

Koleksi Keramik Usaha Karya Ada Vas Bunga, Gucci hingga Kursi
Keramik Usaha Karya juga bekerjasama dengan beberapa perusahaan besar di Indonesia. Salah satunya perusahaan teh poci Tegal, dimana poci-poci yang dihasilkan dari sentra keramik Usaha Karya Klampok, tetapi poci-poci tersebut lebih dikenal poci Tegal bukan poci Klampok, karena produksi tehnya memang dari Slawi, Kabupaten Tegal. Hmmm, rasanya macam punya pacar tapi nggak diakui keberadaannya ya.. Kit sakiiiit :(

Seperti yang udah aku sebutkan tadi, keramik Usaha Karya nggak cuma memproduksi poci. Tetapi juga memproduksi mulai dari jenis keramik yang fungsional hingga keramik-keramik untuk hiasan interior maupun eksterior. Ciri khas keramik Usaha Karya cenderung berwarna gelap, glossy, memiliki ukiran tegas, dan bolong-bolong (eh apa sih bahasanya ya? Intinya kaya motif gitu lah bolong-bolong)

Setelah puas keliling galeri keramik Usaha Karya, kami berkesempatan melihat langsung proses pembuatannya. Ternyata membuat satu cangkir aja rumitnya kaya hubungan kita ya, mulai dari pengolahan bahan, proses pembentukan (pilin/ putar/ cetak), ukir, penjemuran, penghalusan, pembakaran selama 15 jam, dan terakhir proses pendinginan. Hmmm apalagi kalau bikin pesanan gucci dari India atau Arab, otomatis ukiran dan proses finishingnya harus disesuaikan dengan budaya sana.

Proses Penjemuran Poci Keramik Usaha Karya Klampok
Keunggulan dari keramik Usaha Karya adalah ketahanan keramik yang nggak mudah retak atau pecah, meski dikirim ke Negara yang bersuhu minus sekalipun keramik buatan Usaha Karya tetap kuat karena proses pengendapan bahan dan proses pembakaran dengan suhu tinggi dalam waktu 15 jam. Selain kekuatan keramik, desain yang dihasilkan terbilang unik, karena pengrajin keramik mengkombinasikan ciri khas yang dimiliki keramik Usaha Karya dengan ciri khas budaya tempat tinggal si pemesan.

Proses Mewarnai Keramik
Nah, jika kalian berkunjung ke sentra keramik Klampok Usaha Karya ini, kalian juga bisa belajar membuat kerajinan keramik. Nggak cuma buat orang dewasa tapi juga bisa buat anak-anak TK/SD. Mulai dari pengenalan profesi pengrajin keramik, membuat bentuk keramik (asbak, tempat lilin, vas bunga, celengan, dll) hingga proses mewarnai keramik. Setelah selesai proses mewarnai, boleh tu keramik yang kita buat dibawa pulang. Wah mahal dong kalau pengin belajar membuat kerajinan keramik? Tenang, ora larang ora. Murah banget tau, mau tau berapa? Mulai dari harga 15 ribuan. Murah kan? Yakan? Yadong?

Btw, setelah lihat banyak koleksi keramik buat isi rumah kok berasa jadi pengin cepet berrumah tangga yak *hapus air mata, hahaha

You May Also Like

57 komentar

  1. Kok tulisannya agak galau galau gimana gitu ya?
    Bukan karena habis baca blogku kan? *dikaplok

    Hasil kerajinannya bagus bangeeeettttt

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sini tak kaplok, nyebar virus galau2 gimana gitu, hhh
      Yaiya bagus, mereka pengrajin nggak kaya kita yg cm bisa ngrusuhin.. Haha

      Hapus
  2. Semoga disegerakan....beli keramiknya.. *eh! Hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eh eh kenapa ya? Kok jd pengin nyubit mbak Mechta ya.. Haha

      Hapus
  3. Keramiknya dari kelompok tehnya dari Slawi terus terkenal di Tegal. Komposisi yang bagus untuk sebuah produk, Ella. Poci-pocinya lucu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe iya Uni, pocinya dr Klampok, tehnya dr Slawi, tp terkenalnya di Tegal.. Hhh

      Hapus
  4. Produksinya banyak bangeet, kelihatan kalau banyak yang suka keramik. Bagus-bagus sih motiifnya..

    Setuju dengan komen Mbak Mechta, semoga disegerakan, air mata yang jadi saksinya hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha mbak Yun kenapa dikau ikutan bawa2 air mata? Hahaha
      Iya emg bagus2 bgt tu keramiknya, sayangnya nggak bisa beli guccinya mbak.. Maaahaaal, hahaha

      Hapus
  5. Udh go international keramiknya
    Klo pecah udh ssh d sambung kayak hubungan kita hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apah? Bisa diulang lagi? Hahaa
      Iya uda go international, tp mon map ya kl hubungan uda pecah sih mending cepetan move on, haha *sok2an bgt

      Hapus
  6. Hahaha.. setelah baca artikel sekian panjang, saya malah gagal fokus sama artikel penutup nya :D
    Ammin mbak, semoga cepat nikah :v

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin ya Allah Aamiin.. Duh baik bgt sih doian begitu, wkwkwk
      Maaf yak bikin gagal fokus :D

      Hapus
  7. Keren-keren ya, kalau beli aku pengen beli guci untuk ibuku..
    Aku pengen belajar langsung kalau ke tempat seperti itu, kangen kotor-kotoran. Tapi kan ini bermanfaat, bisa sekalian belajar dan membuat karya sendiri..he

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah ya kl ke Banjarnegara sempatkan mampir ke sentra keramik Klampok, bisa kok belajaran sambil kotor2an.. Bisa juga borong gucci buat ibu

      Hapus
  8. Jadi sudah siap berumah tangga? BUAHAHAHAH
    Pertanyaan macam apa ini :-D

    BalasHapus
  9. kalau melihat ke elokan dari guci digambar diatas rasanya ingin memborong semua guci2 tersebut dan memajangnya dirumah.

    Tapi ada daya uang cuma beberapa rupiah dikantong. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha sama, ku juga.. Harus nabung keras dulu biar bisa bawa gucci pulang ke rumah :)

      Hapus
  10. cantiiiik cantiiik.. di sini juga ada mbak wisata keramik, biasanya emak2 mborong yang peralatan makan gitu, atau peralatan dapur, buat properti foto di IG cucok abizzzz :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pie mbak? Aku cantik? Makasih makasih, haha
      Iya kemarin pas famtrip jg ibu2nya pd borong gerabah dr keramik, hhh

      Hapus
  11. Pantes aja melegenda, kualitasnya gak mudah pecah sih :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, meski di suhu minus tetep kuat nggak mudah pecah.. Hhh

      Hapus
  12. Beneran nih start dari 15 ribuan? xD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya beneran, bisa belajaran bikin asbak dll start 15ribuan.. Hhh

      Hapus
  13. Cantik-cantik kerajinan keramiknya :D Jadi pingin beli euy

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beli beli, bisa dikirim pakai jne loh, hhh
      Dijamin aman

      Hapus
  14. Bagus untuk suvenir nikahan. hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, ide bagus nih.. Besok kl nikah bisa jd alternatif souvenir, hhh

      Hapus
  15. Setelah kemarin batik sekarang keramik, besok-besok yang khas dari Banjarnegara tolong diinfokan lagi. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwk, wah ternyata nyimak dari awal ya.. Masih ada lagi yg khas dari Banjarnegara, tunggu ya *halah, haha

      Hapus
  16. Tanah liat aja bisa jadi duit yah kalo di kelola sama tangan tangan kreativ. mantap banget keramiknya . harganya juga murah meriah haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Murah meriah? Kl beli guccinya tetep mahal mas.. Yg murah ya semacam asbak, tempat lilin, celengan, cangkir, dll.. Gerabah yg kecil2 lah, hhh

      Hapus
  17. bila dilihat secara seksama, keramik barjarnegara punya ciri khas tersendiri dibanding tempat lainnya. warnanya cenderung flat dengan ornamen daerah yang khas. tapi kalau saya lihat ada beberapa ornamen ya mbak yang bergaya cina? mungkin ini akulturasi budaya atau gimana ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yap bener banget, jd keramik Klampok sering mengkombinasikan ciri khasnya dengan akulturasi budaya Negara (tempat) yang akan dikirim keramik.. :)

      Hapus
  18. Ternyata keramik banyak di banjarnegara ya, ortu ku harus kesini nih... secara pengoleksi keramik dan guci gitu hehehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah harus diajak ke Banjarnegara kak, unik2 loh guccinya.. Bisa memesan sesuai keinginan loh

      Hapus
  19. sist, itu yg gucci bunga2 minta di bawa pulang.. cantik bgt,
    lama juga ya dr tahun 1969.. usahanya awet.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kl harganya cuma mabelas ribu udah q bawa pulang sist, haha
      Iya udah lama bgt, bu yanti juga generasi ke dua yang meneruskan keramik Usaha Karya, hhh

      Hapus
    2. waaa murahnya? mau dong buat hias rumah entar kalau udah nikah, hihih, di bima jarang gucci2 mini gitu..

      Hapus
    3. Hahaha, mainlah kesini kak.. Tak beliin keramik deh, tp keramik cangkir, haha

      Hapus
  20. Mbaknya kapan mau berumah tangga. Biar saya belikan keramik. Eh
    Wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eh mbaknya mau aku tabok ya? Kok baik banget sih mau beliin aku keramik? Gucci yak, siiikkk asyik

      Hapus
  21. Pengen cobain deh belajar bikin keramik sendiri, kayaknya seru :D

    Cheers,
    Dee - heydeerahma.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Main ke Banjarnegara sini, besok aku ajak belajar bikin keramik *padahal aku jugak nggak bisa, haha

      Hapus
  22. referensi toko keramik yg oke yg mana Mbak ? ... soalnya banyak banget tuh hehehe...
    mau mampir ah sekalian nostalgia ke desa Salamerta kec Mandiraja, deketan kan ya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keramik Usaha Karya Mas, bagus2 tu, kualitasnya juga oke.. Yap deket, cie yg mau nostalgia KKN yak, ckckck

      Hapus
    2. dulu saya tinggal di tempat pak kades, ada 2 anaknya yg lucu2 masih sma, saya waktu itu tingkat 3 kuliah hehehe, beda2 umur dikit lah, gak tau di mana mereka sekarang hahaha...

      Hapus
    3. Hahahha, masa lalu biarlah masa lalu *sambil nyanyi😂

      Hapus
  23. Wah, hasil karya keramiknya apik mbak. Bisa mampir nanti kalau ke Banjarnegara hehe. Kalimat akhirnya, semoga disegerakan mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, bagus2 banget keramiknya.. Lucu, eh btw makasih loh doanya.. Hehe

      Hapus
  24. Ngeliat hasil kerajinannya cantik cantik kak, pantas bisa menembus luar negeri. Eh penasaran juga bisa nyobain bikin sendiri, apalagi biayanya super murah. Pengen langsung datang kesana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, kualitasnya juga bagus.. Makannya banyak pesanan dr luar negeri.. Sini main, kita belajar bikin keramik, hhh

      Hapus
  25. kata kata terahirnya menyentuh hati sekali yah , lagi baper yah mbak nya ?
    kapan lagi yuuuuuuuuuuuk :D

    EH ella buat apa ajah disana ikut nyba buat ngga ? 15 jam disitu loh :v

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, nggak baper kok nggak XD
      Disana nggak sampai 15 jam kok, cuma singgah sebentar..

      Hapus
  26. Hallo Mba Ella.. Salam kenal yaa ^^
    Pertama x liat liputan tg keramik Klampok ini di TV.. Dan tiap pulang kampung ke rumah mertua di Banjar, pingiiin bgt mampir liat-liat dan beli satu/dua biji keramiknya.. Bagus-bagus bangeeett XoX
    Tp si Mas suami selalu blg "Ntar kalo kamu pingin, terus jadi beli (apalagi yg gede) repot bawanya, takut pecah" zzzZZZ pasti kan ada cara gimana bawanya ya :(
    Anw, terimakasih Mba Ella..postingannya bikin saya punya semangat lg utk ngerayu suami saya buat pulang kampung & mampir ke Klampok ^^ Hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwkwk, harus ngajak suami ke sini mbak.. Serius, nanti dikasih packing yg aman kok kl mau beli gucinya nggak takut pecah :D

      Hapus