Pantai Jetis Dengan Susunan Batu Eksotis

by - Februari 13, 2018

Pantai Jetis Saat Weekend
 Jadinya mau ke pantai mana la? Ke pantai Jetis aja kali ya? Tanya seorang teman memecah lamunanku. Tanpa bersuara aku menganggukan kepala pertanda setuju. Ini kali pertama kami menuju pantai Jetis, dulu sih pernah lewat pantai ini waktu perjalanan ke Jogja. Tapi berhubung buru-buru jadi nggak sempat singgah barang sejenak. Seperti biasa perjalanan dimulai dari Banjarnegara menuju Pantai Jetis yang ada di desa Jetis, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Untuk menuju pantai ini bisa dijangkau dari Stasiun Kroya Cilacap yang hanya berjarak sekitar 20 km.

Secara geografis pantai ini masuk wilayah Kabupaten Cilacap. Berbekal google maps yang ada di dashboard mobil, akhirnya kami sampai di TPR pantai Jetis setelah menempuh perjalanan selama dua jam setengah. Kami cukup membayar Rp. 10.000/orang. Akses jalan menuju pantai ini cukup memadai, mulus, nggak ada jalan yang nggronjal-nggronjal. Kaya hubungan kita waktu itu! *siap-siap dibully netijen* (udah mantan aja masih dibahas, apapagi kalau masih pacaran. Bakal direview tiap pekan)πŸ˜‚

Nah, setelah melewati TPR pantai Jetis, kami melewati jalanan yang diapit oleh tambak udang, sepanjang perjalanan terlihat tembok yang terbuat dari seng alumunium mengelilingi tambak udang di sebelah kanan dan kiri kami. Pemandangan yang sangat jarang kami saksikan, yakali gimana mau liat tambak udang di komplek rumah? Lah wong rumahku aja di daerah pegunungan :(

Beberapa menit kemudian kami tiba di parkiran pantai Jetis. Angin yang membawa hawa panas khas pantai mulai kami rasakan, yes! Pertanda kami sampai di pantai Jetis. Aku tu ya kalau main ke pantai jarang banget mainan air kecuali di pantai yang sepi kaya pantai Jungwok, pantai Wediombo atau pantai Siung Gunungkidul. Lah terus ngapain jauh-jauh nggak mau nyebur? "Suka-suka dong"πŸ˜‚ aku mah cuma duduk ngadep es degan dengan view laut lepas udah bahagia banget. Ada rasa syukur yang tak terhitung, ada rasa takjub ketika memandang langit yang keliatan menyatu dengan air laut. Ya gitulah, susah diungkapin. Walaupun sepulang dari pantai pasti kulit berubah makin hitam. Habisnya kalau kulit putih takut cepet kotor sihπŸ˜‚

Candid Terngehe Pantai Jetis
Pantai Jetis (Kabupaten Cilacap) dan pantai Logending (Kabupaten Kebumen) ternyata berdampingan. Macam minimarket alfamart dan indomart gitu. Awalnya juga aku heran dengan susunan batu yang berjajar rapi menjorok ke pantai disini, ternyata bebatuan ini sebagai pembatas dari pantai Jetis (Kabupaten Cilacap) dan pantai Logending (Kabupaten Kebumen). Di susunan bebatuan yang memisahkan kedua pantai ini juga digunakan masyarakat untuk memancing. Mancing apaan? Mancing ikan lah, masa mancing kenangan? Hahaha

Susunan Batu Yang Memisahkan Pantai Jetis Cilacap dan Pantai Logending Kebumen @milla.rinjani
Gelombang laut selatan yang begitu besar dan panorama serta pegunungan kapur Kabupaten Kebumen menambah rasa takjubku pada pantai Jetis ini. Susunan batu itu juga berfungsi sebagai pemecah ombak sehingga menjadikan pemandangan di pantai Jetis ini berbeda dengan pantai-pantai yang ada di Kabupaten Cilacap. Susunan batu itu juga dijadikan salah satu spot menarik di pantai ini. Cobain deh, duduk di atas bebatuan sambil baca buku. Dudududu

Aktivitas memancing di bebatuan Pantai Jetis
Seperti halnya pantai Parangtritis, di Pantai Jetis ini pengunjung juga dapat menunggang kuda dan menyewa motor ATV untuk menyusuri pantai. Aku memilih berjalan daripada naik kuda atau sewa motor ATV, sepanjang menyusuri pantai terlihat jejak-jejak kaki mungil yang tertinggal di pasir pantai. Di kejauhan terlihat pula beberapa anak bermain bola.

Selain sewa motor ATV dan menunggang kuda. Pengunjung juga bisa naik perahu loh, hah? Naik perahu di pantai kaya gini? Bukan. Bukan di pantai Jetisnya. Tapi di kali Bodo yang airnya langsung menyambung dengan air laut di Pantai Jetis ataupun Pantai Logending. Sebenarnya kemarin pengin banget naik perahu, tapi ramai banget. Antri juga. Akhirnya nggak jadi deh. *sepertinya lebih baik aku mundur*πŸ˜‚

Setelah kalian puas bermain di pantai Jetis, kalian nggak usah khawatir bakal kelaparan, karena di pinggir pantai terdapat sederet warung makan. Seafood tentunya menjadi menu andalan. Tapi, berhubung kalau makan seafood badanku gatal-gatal (alergi) jadi aku cuma pesan nasi goreng andalan. Oya di kawasan pantai ini juga terdapat TPI (Tempat Pelelangan Ikan) loh, aku sempat membeli ikan asin kesukaan emak. *contoh ini anak berbakti sama orang tua, contoh! Lalu dikeplak netijen*πŸ˜…

Bocor-bocor! Karena lagi lumayan ramaiπŸ˜‚ini beberapa warung di dekat pantai Jetis
Fasilitas pantai Jetis nggak jauh beda dengan pantai-pantai pada umumnya. Ada beberapa toilet dan mushala. Sayang, pantainya agak kotor sampah berserakan :( overall pantai Jetis bisa sebagai destinasi wisata ketika libur tiba. Pan kapan ku mau nyunset di sini ah. Ada yang mau ikut? Yuk :)

You May Also Like

61 komentar

  1. Yeayyy dapet kosa kata baru : Nggronjal-nggronjal hahaha
    aiihhh,mau dong di review tiap pekan hihi
    Itu pantai jungwok yang pasirnya putih itu kan ya mbak? Dan Itu kok niat banget ya misahin satu pantai jadi dua kek gitu pake susunan batu, atau emang susunan batunya itu bentukan alam?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwk, nggronjal2.. Sini2 aku review tiap pekan. Hhh
      Iyak kl pantai jungwok pasirnya yg putih mas.. Syahdu banget pantainya.. Susunan batunya nggak bentukan dr alam, tp emg dibuat untuk pemisah pantai dan pemecah ombak yg gede mas.. Niat bgt emgπŸ˜‚

      Hapus
  2. Wah asik nih ,mau dong ikut :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sinii, ku ajak mantaiiiii ke Jetis lohπŸ˜‚

      Hapus
  3. Wow.. Kenceng deg dolanne.. haha
    Ujug-ujug uwis tekan Cilacap euy...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, mumpung masih bisa dolan mas. Mengko nek wes nggak ana waktu juga postingane udu jalan2 nehπŸ˜‚

      Hapus
  4. Ini blog kayaknya d endorse sama pantai2 d pulau jawa.
    Perasaan mainya kepantai terus.
    Coba k jurang, goa, sawah tu yg lg viral, kyaknya ada kenangan tersendiri dengan pantai hahaha

    #nggronjal

    BalasHapus
    Balasan
    1. AH MAS ADI... emang nggak baca di artikel yang bahas pantai di jadikan tempat pertemuan.

      aduh mas... jangan di saranin di jurang, goa atau sawah... bahaya.

      apalagi suka bahas mantan di setiap postingan...

      takutnya keinget kenangan buruk, terus main action aja... kan bisa rusak padi di sawah buat pelampiasan.


      du..dudu..du..du...(beresin barang, langsung cabutttt)

      Hapus
    2. nah itu dia Mas Nuhan, ini blog pasti kalo ke tempat wisata selalu ada kenangan nya memang.
      mungkin di endorse sama kenangan nya atau ah sudah lah haha

      Hapus
    3. Hahaha, (((diendorse sama kenangan))) bahagiyaaa hatiku

      Hapus
    4. Iih mas Tama, aku pernah ngpost goa dan air terjun loh, nggak melulu pantai ih.. Cuma emang lebih seneng main ke pantai, hiksss

      Hapus
  5. Ah... alasan gak mau kulit putih karena takut kotor.
    jujur ajalah kalau emang udah item.

    Akhirnya ada penerus kerinduan dari jilAb biru.

    Jilbab ungu, waran yang menggambarkan kekuatan dalam kesendirian.

    Itu siapa sih jilbab yang satunya.? pasti mukanya gak keliatan.

    oh iya mbk ella bawa oleh-oleh kok ikan asin, nggak membahagiakan banget.

    biasanya kalau anak gadis, bawain oleh-oleh yang bisa membahagiakan ibunya itu cuman 1..


    yaitu calon mantu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, tau aja emg kulit hitam. Ya karena kl putih nanti cepet kotor loh.. Itu foto yg terakhir nggak kelihatan karena emg org lagi lewat, hhh
      Kampret, ya bener sih besok tak bawa oleh2 calon mantu. XD

      Hapus
    2. Ngeri amat.. ada kampretnya segala....

      XD apaan tuh..?

      Hapus
  6. Hm..kalo dari 2 minimarket yg berdampingan bebas saling masuk..lha kalo dr 2 pantai ini boleh langsung nyebrang masuk juga kah??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha mbak Mechta, bisa kok bayarnya cuma sekali.. Bisa bebas ke dua pantai itu, hhh

      Hapus
  7. baru denger nih Mbak, tks udah sharing ya ... masuk ke catatan utk dikunjungi ah ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan mas Eri, harus dikunjungi yak.. Hhh

      Hapus
  8. Dari dulu aku memang suka sama Cilacap; bahkan punya rencana setelah akhir pekan ini ke sana bakal main lagi di sudut lain Cilacap. Ahahahahha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cie yg mau piknik ke Cilacap.. Ku tunggu ceritanya yes

      Hapus
  9. Asyik...
    Ada mantan lagi di sini.
    Itu sampe komentarnya mas Nuhan jadi paragraf kedua gitu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahah ibu imah bisa aja...

      Hapus
    2. Hahaha, yak selalu ada mantan.. Karena dia my inspiration. Bhahaha
      Iya tuh, mas Nuhan komennya sampe berparagrafπŸ˜‚

      Hapus
  10. Tempat KKn akuuuuuuuuuu! Kangen. Paling asik sore2 main ke pantai, makan seafood. Duduk cantik nikmatin angin hahaha.

    BalasHapus
  11. Ini pantai jetis termasuk pantai selatan yaa...?

    nampaknya dari foto pantai ini cukp bersih dan nyaman :D

    selamat jalan-jalan. semoga menyenangkan dan sehat selalu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas bener.. Aamiin, semoga sehat selalu :)

      Hapus
  12. Pasti kalimat terakhir itu kode buat mantan yg selingkuh itu kan. Tan,ikut sana tan. Mau di Buang ke laut sama mbak pakar πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha. Mana sih mantan yg selingkuh? Manaaaaa?πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
  13. liat yang macing jadi pengen kesana :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hobi mancing yaa? Cusss ke Jetis mancing, hhh

      Hapus
  14. Itu serius, bahasa candid yang paling ngehe, hahaha.

    Pantainya emank bnyk sampah yaa? Emank klo pantai yang rame bngt biasanya gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yak emg itu candid paling ngehe.wkwk
      Iya ada beberapa sampah berserakan :(

      Hapus
  15. susunan batunya jadi kayak jembatan gitu ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kaya jembatan gitu koh, bagus buat pephotoan.. Hhh

      Hapus
  16. Oh..saya kirain di Yogya lokasinya
    Syahdu bgt nuansa pantainya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan mbak.. Kali ini di cilacap :)

      Hapus
  17. wah suka banget pantainya ini bisa buat mancing hobby saya sis tuh di atas ada yang lagi mancing , nikmat banget apalagi sambil minum kelapa muda

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kang, bisa buat mancing.. Seger bgt nangkring di bebatuan itu sambil liatin org mancing. Hhh

      Hapus
  18. Eamang sih paling enak sedekapan dengan es sambil ngadep laut, ada yang tersembunyi di sana yang bisa kita syukuri ya mba. he,, he, he,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener kak, anginnya juga seger banget.. Cukup ngadep es degan sambil liat view pantai udah bahagiya hidupku :D

      Hapus
    2. mau deh pidah ke pantai kalau gini tempatnya

      Hapus
  19. Wah itu dogan buat siapa ? sambil ketawa ketiwi lagi, mmmm....jangan2 Dogan gratis yach, mau dong....!! :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya itu degan gratis kang, mau? Hahaha

      Hapus
  20. Aku berkali2 rencana ke Jetis, berkali2 gagal jugaa. Kalo kamu berkali2 mencoba move on, berkali2 gagal juga. *eh *kabuuur

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kak, sini dong.. Pilih mau ku tabok atau ku cubit?πŸ˜‘

      Hapus
  21. susunan batu yang ada di Pantai Jetis itu dibuat hanya sebagai wahana bagi para turis lokal dan mancanegara menikmati pantai atau berfungsi juga untuk pemecah gelombang ya neng?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat pemecah gelombang mang.. Karena ombaknya kadang gede, makannya dibangun susunan batu sekaligus untuk pemisah antara pantai jetis dan pantai logending :)

      Hapus
  22. jadi penasaran sama pantai yang ngebelah itu, pantai jetis dan pantai lagendis .. kayanya bagus pengen liat, tapi jauh dari tempat tinggalku huhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan logendis tp logending.. Kapan hari semoga bisa menyambangi kota Cilacap yaa, aamiin

      Hapus
  23. mbaaak aku sering ke pantai jetis ini... sayang kita nggak ketemu ya (yajelaslah kan ga kenal hehehe) huhuhu btw salam kenal ya mba <3 (kenalan biar kalo lagi jalan jalan ke pantai bisa say hi)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ow orang mana masnya? Sering ke pantai jetis? Kapan² kl aku ke sana lagi tak kabarin :)

      Hapus
  24. mbak awas keselek
    aku mau manicing aja
    itu syahdu banget buat mancing

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak kok, itu cuma kepura2an semata. Jadi nggak bakal keselek :D

      Hapus
    2. Nggak kok, itu cuma kepura2an semata. Jadi nggak bakal keselek :D

      Hapus
  25. susunan batu cadasnya terbilang wajar adanya
    wah kalau banya sampah bisa mengganggu pemandangan kali ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya susunan bebatuan untuk pemisah antara pantai jetis dan pantai logending kak

      Hapus
  26. wuih, asiknya bermain di Pantai, jadi kangen pantai, kalau ngelihatin pantai di Jakarta, banyak kotorannya, hehhee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Main lagi ke pantai kak, coba main ke pantai jawa tengah atau Jogja, hehehe

      Hapus
  27. Mayan juga nih kalo dari Kroya.
    Meskipun berdampingan, tapi untuk "nyebrang" langsung bisa nggak, mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nyebrang kemana mas? Kl mau nyebrang ya langsung kecebur ke pantai satunya.. Wkwk

      Hapus