Pasar Karetan : Destinasi Pasar Digital Jawa Tengah

oleh - Maret 23, 2018

Radja Pendapa 📷 BB @Jeimifa
Jam di layar ponsel menunjukkan pukul 03.30 pagi, kami berlima sudah siap melakukan perjalanan dari Banjarnegara menuju Kendal. Sepanjang perjalanan aku memilih untuk tidur, tidak peduli dengan jalan yang gemragal. Yhaaaa gimana. Jam segitu biasanya masih asyik mimpi, eh ini udah harus mandi, dandan, lalu melalukan perjalanan. Tapi tak mengapa, karena saking penasarannya dengan konsep pasar digital yang sudah lama digembar-gemborkan oleh Kemenpar. Rasanya nggak afdol kalau cuma dapat cerita dari teman-teman yang udah ke Pasar Karetan.

Setelah 3,5 jam kami menempuh perjalanan, melewati perkampungan warga, hamparan sawah dan hutan karet. Akhirnya kami pun tiba di tempat parkir pasar Karetan. Dari jendela kaca mobil mataku sudah menyelidik mencari letak pasar Karetan. Ternyata untuk sampai di pasar Karetan, pengunjung harus menaiki odong-odong yang sudah disediakan, gratissss. Aku sempat ketawa memastikan ke temanku, "kita beneran naik odong-odong nih? Hahaha, kok lucu banget ya" nyawaku langsung terkumpul sempurna tanpa cuci muka, saking senengnya mau naik odong-odong. *etapi tetep cantik kok🙊

Ngeeng, siap menuju Pasar Karetan 📷 BB @idahceris
Pasar Karetan ini terletak di Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Uniknya, pasar ini hanya ada tiap hari minggu jam 08.00-12.00 WIB dan berada di tengah-tengah hutan karet. Ada ya pasar di tengah hutan karet? Adaaaa, namanya pasar Karetan.

Hawa sejuk mulai terasa saat kami turun dari odong-odong. Aku mengamati sekitar, terpampang tulisan besar "Pasar Karetan Radja Pendapa". Aku manggut-manggut, dalam hati berbisik "jadi ini to pasar yang sering bersliweran di instagram". Pantes aja ramai banget, karena memang unik. Oh ya, sebelum memasuki pasar, kami harus menukarkan uang terlebih dahulu dengan uang girik untuk berbelanja di sana.

Zona performance pasar Karetan 📷 BB @idahceris
Aku mempercepat langkah saat memasuki pasar Karetan. Terlihat para penjual mengenakan pakaian adat tradisional lengkap dengan topi capingnya. Aku tersenyum lebar, karena baru kali ini merasakan suasana pasar tradisional kekinian. Gubuk-gubuk berjejer rapih penuh dengan makanan. Mulai dari bubur, nasi kuning, lunpia, pecel, bakso batok, klepon, petis, dan masih banyak lainnya *lupa kalau suruh menyebutkan satu persatu😬
Kami sengaja nggak sarapan di perjalanan, karena sudah niat sejak awal hendak sarapan dan mencicipi jajan di pasar Karetan.

BB Idah sedang melakukan transaksi 📷 BB @Jeimifa
Bakso batok pasar Karetan 📷 BB @idahceris
Aku dan BB Idah mencicipi bakso batok, sedangkan teman-teman yang lain memilih sarapan nasi kuning. Nggak kebayang kan sarapan pagi di hutan karet begini dengan live musik dan suasana tradisional? Sensasinya tuh bisa lupain mantan dan gebetan dalam sekejap. Dududu😂

Makan sate kere sambil hammockan
Kenyang makan bakso, kami kembali berkeliling pasar ini. Mataku tertuju ke ibu penjual jajan pasar berupa klepon, ini makanan andalanku kalau ikut ibu ke pasar. Berjalan beberapa langkah lagi, kami melihat gubuk yang menjual es gempol. Karena penasaran seperti apa rasanya, kami pun mencicipinya. Rasanya seger sih, lebih condong ke rasa asin gitu. Lanjut jalan lagi, kami melihat gubuk yang menjual sate kere, aku langsung menghampiri dan memesannya. Satu porsi sate kere ini isinya macam-macam, ada sate kraca, sate kulit ayam, sate kikil, sate lemak kambing, dan sate ampas tahu *eh apa sih namanya yak. Nah sambil menikmati jajan pasar karetan, pengunjung juga bisa bersantai di hammock loh.

Jajan pasar Karetan 📷 BB @Jeimifa
Es Gempol 📷 BB @Jeimifa
Wedang Rempah 📷 BB @Jeimifa


Nggak cuma jajan tradisional aja, tapi ada juga dolanan tradisonal bocah seperti egrang, bakiak, lompat tali, dan congklak. Eh ada satu lagi, anak-anak juga bisa mewarnai layang-layang loh. Selain permainan anak, di pasar Karetan juga terdapat panahan, jadi bisa belajar memanah gebetan supaya tepat sasaran🙊eh nggak ding, ini beneran deh bisa belajaran panahan, ada instrukturnya juga.

Nggak usah khawatir kalau ke pasar Karetan tiba-tiba pengin pipis, ada toiletnya kok. Bersih banget, meskipun tempatnya di hutan karet. Ada penginapannya juga loh di sana, di dekat pendopo Radja Pendapa. Cocok banget nih buat kamu yang mungkin merasa bosan dengan suasana kota, silakan mencoba staycation di tengah hutan karet ini. Hhh

Kebetulan saat kami ke Pasar Karetan ada yoga bersama yang membuat suasana pasar Karetan semakin meriah, apalagi bertepatan dengan ulang tahun GenPI (Generasi Pesona Indonesia) Jateng yang ke satu. Sudah satu tahun teman-teman GenPI Jateng membantu promosi pariwisata Indonesia, mereka ini ikut andil dalam melahirkan pasar Karetan loh. Keren byaangeet kan yaa. Btw, selamat ulang tahun GenPI Jateng😘

Yoga di pasar Karetan 📷 BB @Jeimifa
Prosesi potong tumpeng GenPI Jateng 📷 BB @Jeimifa
Setelah menyaksikan acara potong tumpeng, kami pun bergegas pulang. Loh, jauh-jauh ke Kendal cuma ke Pasar Karetan doang nih? Iya, cuma ke pasar Karetan, kan siapa tau ketemu jodoh atau minimal ketemu gebetan gitu. Yakan siapa tau ih. Hahaha *maunya begitu😂

Kami pun kembali ke Banjarnegara dengan hati bahagia. *rekor nih, selama perjalanan nggak ketiduran🙊 alhamdulillah esok paginya bisa nyekolah ketemu dengan para bocah💪

Mungkin Kamu Suka

66 komentar