Kista Ovarium Bukan Akhir Segalanya

by - April 18, 2018

Gambar ilustrasi dari aryanto.id
"Sore mbak ellaaa. Hari ini saya tepar, setelah pendarahan dari hari minggu. Mbak ella udah pernah ngalamin belum?" Tiba-tiba pesan whatsapp masuk dari mbak Atik (sebut saja mbak Atik, 44 tahun).

Beberapa bulan yang lalu, mbak Atik menghubungiku karena merasa senasib seperjuangan denganku. Yha, kami sama-sama memiliki kista ovarium. Bedanya, aku belum menikah dan mbak Atik sudah menikah. Saat ini beliau sedang berjuang melawan kistanya, kita doakan semoga beliau segera sehat ya. Apapun keputusan yang diambil semoga itu yang terbaik. Aamiin

Kista ovarium merupakan sebuah kantung berisi cairan yang berkembang pada ovarium (indung telur wanita). Ovarium merupakan organ yang menghasilkan sel telur serta hormon estrogen dan progesteron. Kerja ovarium dipengaruhi oleh hormon dari kelenjar pituitari dan hipofisis di otak. Singkatnya, gangguan hormon tersebut akan mengganggu fungsi ovarium sehingga menyebabkan penimbunan folikel sel telur yang tidak sempurna. Nah folikel tersebut gagal mengalami pematangan dan melepaskan sel telur, namun justru terisi cairan dan membentuk kista.

Kista ada yang ganas dan ada yang jinak. Kenapa namanya kista ovarium? Karena letaknya di indung telur. Haruskah operasi? Belum tentu. Karena ada kista yang dapat hilang dengan sendirinya, tapi ada juga yang harus segera dioperasi.

Berdasarkan pengalamanku menghadapi kista ovarium tanpa operasi, langkah pertama yang dilakukan adalah memeriksakan kembali ke dokter spesialis kandungan (second opinion) jangan langsung percaya dengan hasil pemeriksaan satu dokter saja, karena saat itu dokter salah mendiagnosa penyakitku. :(
Setelah memeriksakan diri ke dokter kandungan yang berbeda, aku pun mengubah kebiasaanku yang tadinya begadang hampir tiap malam, jarang makan, nggak pernah memikirkan asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh, jarang olahraga, makan mie hampir tiap dua hari sekali, ah pokoknya dulu hidupku jauh dari kata sehat.😒

Jujur saja, saat mengingat kembali setiap jengkal proses penyembuhan kista ovarium, rasa syukur menyeruak memenuhi qalbu. Entah berapa kali aku keluar masuk rumah sakit dalam kurun waktu enam bulan, entah berapa banyak tangis bapak ibu setiap kali aku terbaring lemah dengan okisgen dan selang infus, entah berapa kali perawat menyuntikkan pereda sakit saat perutku seperti diremas dan ditusuk-tusuk. Ya! Aku hanya bisa bersyukur pernah mengalami fase dimana aku merasa dekat sekali dengan gusti.

Selain mbak Atik (44 tahun), ada Nita (19 tahun) yang harus merelakan indung telur sebelah kirinya diangkat. Memang untuk mengenali gejala-gejala kista ovarium sangat sulit. Bahkan aku dan Nita sama-sama tidak merasakan gejala apapun, kecuali merasakan sakit perut saat menstruasi. Pikirku, sakit perut saat menstruasi adalah hal yang wajar dirasakan oleh perempuan. Tapi ternyata salah! Hal ini yang membuat kista ovarium tidak terdeteksi sehingga semakin membesar karena tidak ada penanganan.

Bagiku, dulu jika ada perempuan yang belum menikah melakukan USG, atau memeriksakan diri ke dokter kandungan adalah hal yang tabu. Dari dulu mikirnya yang perlu ke dokter kandungan ya cuma perempuan yang udah menikah, atau perempuan yang sedang hamil. Padahal pemeriksaan dini sangat penting.

Berkat chat singkat dari mbak Anik dan Nita, aku kembali tersadar bahwa aku masih hidup, hidup dengan organ tubuh yang masih utuh. Hidup dengan keadaan sehat seperti sekarang ini, hidup dikelilingi orang-orang yang begitu peduli. *ini kok sampai mrebes mili sih😭

Dear perempuan yang sedang berjuang melawan kista.......

Kista memang bukan sesuatu yang menakutkan, tetapi kista juga tidak bisa disepelekan. Kista bisa tumbuh dibagian tubuh mana saja, kista tidak memilih menyerang perempuan yang sudah atau belum menikah, pun perempuan yang sudah atau belum memiliki anak, tapi kista bisa menyerang siapa saja. Ingatlah wahai perempuan yang sedang berjuang melawan kista, kalian tidak sendirian. Akhir-akhir ini aku banyak menerima chat dari perempuan-perempuan kuat yang sedang/sudah sembuh dari kista ovarium. Jangan takut, kalian nggak sendirian!

Kista bukan akhir dari segalanya! Mari Sembuhkan Indonesia dengan menerapkan Gaya Hidup Sehat. Buat kamu yang sedang berjuang melawan kista, atau perempuan yang ingin terhindar dari kista ovarium, ada beberapa tips yang harus dilakukan, diantaranya :
  1. Hindari makanan yang mengandung pewarna makanan, pengawet makanan, penyedap makanan, dan pemanis buatan.
  2. Hindari makanan cepat saji (junk food).
  3. Perbanyak makan sayur dan buah-buahan.
  4. Istirahat yang cukup, tidak terlalu sering begadang.
  5. Olahraga yang teratur. (jogging, aerobic, yoga, dll). Dengan melakukan olahraga secara rutin, tubuh menjadi lebih fresh sehingga dapat mengurangi tingkat stres.
Pokoknya tetap tenang dan ikhlas yaa. Ada kami yang sama sepertimu. Come on! Terapkan gaya hidup sehat. Percayalah.. Gusti Maha di atas segalanya. Aku yakin gusti tidak akan ingkar janji. Pun tidak akan salah menghitung dan menentukan. Tetap semangat ya!


You May Also Like

49 komentar

  1. Masalah Penyakit ini memang menjadi momok yang menakutkan, bukan hanya buat wanita, tapi buat pria yang keluarganya terkena penyakit tsb.

    Semoga Semua Wanita yang ada di Dunia ini diberi ketabahan dan kesembuhan Oleh Allah SWT.Amin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kang Nata.. Aamiinn
      Semoga banyak wanita yg memperhatikan kesehatannya..

      Hapus
    2. Saya kasian banget dng orang yang menderita penyakit ini, andai saya adalah dokter, saya ingin menolong mereka, namun apa daya, saya hanyalah seorang blogger.

      Hapus
    3. Hhh, tp seorang blogger juga bisa menolong orang yg butuh informasi loh kang. πŸ˜‚

      Hapus
  2. Ya allah sedih banget kak Ella.. Sing Sabar ya sayang.. Semoga Allah senantiasa mengangkat penyakit-penyakitnya, dihindarkan dari berbagai penyakit ya cantik.. Semangat yaaaaacantikkk.. Tetap semangat menulis yaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bumilll.. Siap, sabar bgt kok. Alhamdulillah aku juga sudah sembuh, meskipun ada kemungkinan kista ovariumnya membesar.. Makasih yaaa, sehat2 bumil

      Hapus
    2. Iya bumilll.. Siap, sabar bgt kok. Alhamdulillah aku juga sudah sembuh, meskipun ada kemungkinan kista ovariumnya membesar.. Makasih yaaa, sehat2 bumil

      Hapus
  3. Tapi untungnya mba Ella sudah sembuh, itu kalau sudah sembuh apakah ada potensi kambuh lagi?

    tetap jaga kesehatan ya, biar aku bisa terus baca tulisannmu :)



    BalasHapus
    Balasan
    1. Dududu tumben banget mas andi komennya bikin hati adem. Biasanya mah ngece troosss.. Hhh
      Ada kemungkinan kambuh lg mas, tp semua itu ya balik lagi kuasa Gusti. Hhh

      Hapus
  4. Waduh ngeri juga ya mba ,saya baru tahu penyakit kaya gtu,
    Iya mba makanan ,istirahat dan olahraga harus tetap di jaga dengan baik ,karna dengan begitu kesehatan juga akan membaik, semangat terus mba :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yap! Mangats banget kok, emg gaya hidup sehat harus diterapkan banget. Hhh

      Hapus
  5. Teman saya ada yang mengalami penyakit tersebut. Sakit sekali katanya. Keringat gede-gede yang keluar saat sakit tiba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, kl lg kumat wuh sakitnya tuh nggak bisa ditahan.. Hhh

      Hapus
  6. Sakit pas menstruasinya gmn sih mbak? Aku jg kadang gitu klo bulanan pas badan lg drop. Tapi klo berobat katanya cm dibilang wajar aja..
    Aku jd khawatir

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sakitnya tuh nggak bisa ditahan nggun, trs kaya ditusuk2 gt, ketarik2 dr bagian perut smpe pinggang.. Km coba deh cek ke dokter kandungan.. Jgn ke dokter umum.. Yg pntg km juga harus coba gaya hidup sehat ya, kurangin makan yg micin2

      Hapus
  7. Ini penyakit yang banyak di resahkan para ibu ibu, pengalaman adek kandung aku,,.dia semenjak merit sudah hampir 6 thn belum di kasih kehamilan,,,ya karena itu, gangguan pada ofarium, tapi setelah berobat rutin akhirnya bisa hamil jg tu...
    Intinya semua itu ujian,,kita harus tawakal berusaha dan berdo, Alloh yang menentukan...sabar ya$ mba..e

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener kang.. Semoga perempuan2 skrg banyak yg lebih perhatian dg kesehatannya.. Biar bisa terdektek sejak dini..

      Hapus
  8. mendengar kata kanker, hatiku sangat sedih karena ibundaku telah wafat juga mengidap kanker ketika usiaku masih sekolah dasar

    Harus hati-hati dan secepatnya diperiksakan jika menemukan hal yang mencurigakan agar bisa cepat tertangani oleh ahlinya

    Tidur yang cukup
    Makan makanan yang bergizi serta olahraga dengan teratur mampu mencegah semua jenis kanker

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tp setauku kista itu beda dg kanker mas.. Tp ya tetep sama2 harua waspada sih, emg gaya hidup sehat harus beneran diterapkan.. Hhh

      Hapus
  9. Syukurlah mba Ellah udah sembuh..
    Semoga selalu diberikan kesehatan oleh Gusti Allah ..Aamiin
    saya baru tau soal penyakit ini..
    smoga perempuan2 lain ttp semangat melawan penyakitnya dan memperhatikan kesehatan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin mas Tama.. Semoga saja makin kesini makin banyak perempuan yang sadar kesehatan :)

      Hapus
    2. Aamiin, dan semoga banyak yang mau sharing jd bisa saling mengingatkan

      Hapus
    3. Iya mas Tama.. Semoga :)

      Hapus
  10. Gua pernah juga baca tentang kista, ternyata pikiran orang terhadap kista dan kanker itu sama, padahal nggak sama, beda, dan nggak mirip, walaupun sama-sama berbahaya kayak cewek gebetan gua ckck

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyes mas, rata2 pd mikirnya gitu padahal kanker dan kista beda. E kenapa cewek gebetanmu? Ckckckck

      Hapus
  11. aku pernah berteman dengan 2 orang penderita kista , sekarang mereka sudah hidup dengan baik kistanya sudah sembuh jadi semua tetap semangat ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kang, akhir2 ini juga banyak yg ngchat berbagi pengalaman tentang kista.. Aku pun bersyukur, di luar sana banyak perempuan yg masih semangat walaupun memiliki kista ovarium.. Hhh

      Hapus
  12. kasihan ya..kalau wanita menderita kista ovarium..

    memang sakit tu..

    saya cukup bersimpati

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak kasihan sih, ada untungnya juga jd memeriksakan diri lebih dini

      Hapus
  13. Tetap semangat mbak ella, setiap penyakit pasti ada obatnya, positif thinking selalu yaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas maman, harus positif ting ting eh positif thinking dingπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
  14. tetap semangat ya mbak
    insha allah dnegan gaya hidup dan doa yang kuat yang baik akan ada jalan keluarnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas ikrom, kl aku idah sembuh kok. Alhamdulillah, tapi ya tetep harus jaga gaya hidup sehat. Hhh

      Hapus
  15. intinya menjaga pola hidup sehat ya mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, bener banget. Asal menjaga pola hidup sehat, insya allah terhindar dr sakit

      Hapus
  16. syukurlah klo sudah sembuh,,
    Sering liat ada iklan acara seminar kista berseliweran di medsos, ternyata dampaknya berbahaya juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yap mas Idris, kl nggak langsung ditangani bahaya banget. Apalagi kalau sampai pecah di dalam dan kita nggak sadar :(
      Aku mrinding bayanginnya

      Hapus
  17. Semoga disembuhkan dan tidak kambuh lagi ya mbak.. q juga kadang skit sampai ke pinggang apa harus cek juga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin mbak.. Kl sakitnya emg nggak bisa ditahan ada baiknya cek aja mbak.. Langsung ke dokter kandungan, jangan ke dokter umum

      Hapus
  18. Perbanyak makan sayur dan buah-buahan.
    Sebenarnya engga boleh mba makan buah-buahan
    bolehnya makan buah beneran, kaya buah apel, jeruk, dan buah-buah yang lainnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asemmm!!! Mas Niki, ini aku ceritanya lagi sedih lho ya, tetep aja dikomen gitu. Bikin ngakak trusπŸ˜’

      Hapus
  19. Kalau dari tips-tipsnya, sepertinya nggak cuma bisa dipraktikkan wanita tapi semua orang.
    Memang merawat tubuh itu sering disepelekan, baru ketauan kalo udah sakit

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener mas Gallant, kadang kita nggak peka sama kesehatan diri sendiri :(
      Bener2 harus menerapkan gaya hidup sehat

      Hapus
  20. Betapa penting menerapkan gaya hidup sehat ya, Mbak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kang, bener banget.. Rugi kl hidup cm sebentar tp nggak menerapkan gaya hidup sehat :(

      Hapus
  21. Betull. Periksa ulang ke dokter spesialis lain sangat perlu untuk menghindari salah diagnosis.

    Tapi beberapa kasus, meski sdh menerapkan pola hidup sehat, ada beberapa orang yang juga tetep terkena penyakit. Krna katanya setiap orang beresiko terkena penyakit ganas.. Tinggal takdir yg memilihnya.

    Semoga segera disembuhkan penyakitnya. Dan kita semua terhindar dari penyakit lainnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, yap. Manusia cuma bisa berusaha ya, lagi2 Gusti yg menentukan :)

      Hapus
  22. Artikel yang mencerahkan. Semoga makin banyak wanita yg sadar kesehatan dirinya. Tetanggaku belum lama ini operasi kista tapi usianya udah seumuranku baru ketahuan meski tanda2nya sudah lama.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak.. kadang malah nggak ada tanda2nya :(

      Hapus