Berjualan di Blibli.com? Yuk, Manfaatkan Fitur QR Kode dan Click & Collect

oleh - Oktober 24, 2019

Nduk... Tangi.. Enggal papung, ayo melu mbah meng pasar mengko tek tumbasna jepet karo klepon. (Nduk.. Bangun.. Cepetan mandi, ayo ikut mbah ke pasar nanti mbah belikan ikat rambut dan klepon (jajan pasar). Begitu ajakan mbah putri setiap hari Minggu Pon).

Biasanya setibanya di pasar, aku langsung diajak sarapan pecel mendoan kesukaanku. Dulu, saat aku masih duduk di bangku Sekolah Dasar beliau masih aktif menjadi pengepul hasil bumi. Mulai dari jengkol, petai, kopi, kedelai, kelapa, kapulaga, merica, dan lain sebagainya.

Seringkali aku duduk ditumpukan karung-karung jengkol sembari menikmati klepon yang dibelikan mbah putri. Usiaku saat itu kurang lebih 9 tahun, tetapi lalu lalang kegiatan pasar dan proses transaski terekam jelas diingatanku hingga saat ini.

Mbah putri, sosok perempuan inspiratif untuk keluarga kami. Beliau menjadi panutan anak-anaknya hingga cucunya termasuk aku. Profesi keluarga besar kami tak jauh dari mbah putri, mereka suka berdagang. Pun aku, semenjak tinggal di pesantren saat masih SMP aku mulai tertarik berjualan alat tulis. Setelah melanjutkan ke SMK-Kuliah hobi jualanku makin menjadi-jadi, mulai dari jualan pulsa, hijab, hingga baju.
Beberapa model hijab yang kujual secara offline


Kekurangan Berjualan secara Offline 

Saat ini omset penjualanku sudah nggak sebanyak dulu, karena memang fokusku sudah terpecah dengan pekerjaan kantor. Pun banyak kendala saat berjualan offline di era digital seperti sekarang. Diantaranya yaitu :

Jangkauan Kurang Luas

Sudah pasti ketika kita berjualan secara offline jangkauan customernya sangat terbatas, berbeda dengan berjualan secara online yang dapat menjangkau customer di berbagai daerah bahkan seluruh dunia. Otomatis akan mempengaruhi omset yang kita dapatkan.

Membutuhkan Toko/Ruko

Kalau kita serius berjualan senggaknya memiliki toko/ruko, sebenarnya nggak memiliki toko pun masih bisa berjualan. Misalnya berjualan di rumah, hanya saja customer kita nggak akan bertambah karena lingkup customernya hanya orang-orang sekitar rumah.

Customer Nggak Konsekuen (Ngutang)

Mungkin kalau berjualan offline di daerah perkotaan nggak ada kasus customer "ngutang", tetapi kalau berjualan di desa harus bersiap menghadapi customer yang sukanya bawa barang dulu lalu bayar belakangan. Ya kalau bayar, nah kalau nggak? Namanya jualan di desa ya, biasanya customernya teman atau tetangga sendiri, sudah saling kenal jadi serba pekewuh, apalagi kita sebagai seller butuh uang untuk modal kembali. Pengalamanku jualan, sampai sekarang masih ada yang memiliki tanggungan.

Butuh Pelayanan Ekstra

Selain beberapa hal di atas, berjualan offline juga harus memberikan pelayanan ekstra, sekalipun ke customer yang cerewet hanya menanyakan produk tanpa membelinya. *SABAR!
Pelayanan yang ramah menjadi modal utama menarik customer.

Terbatasnya Waktu Jualan

Nah apa mungkin aku yang tinggal di desa akan berjualan 24 jam? Nggak mungkin kan? Boro-boro 24 jam, jam 21.00 WIB saja jalanan komplek rumahku sudah sepi sunyi karena memang mobilitas orang-orang hanya sampai jam 18.00 WIB. Setelah jam 18.00 WIB lewat, desaku beranjak tidur.

Berani Mencoba Berjualan Online?

Selama ini aku belum pernah mencoba berjualan secara online. Anggapanku berjualan secara online terkesan ribet, namun beberapa hari lalu aku iseng googling untuk mensiasati membuka toko online di Blibli.com
Alasan Orang Belanja Online
Ya gimana, zaman era digital seperti sekarang dunia serasa ada digenggaman tangan. Sepertinya kalau nggak buka toko online, bisnisku akan "tidur" karena ketinggalan zaman. Lha wong sekarang mau apa tinggal klik, bayar, lalu barang sampai di rumah.

Kemudahan Membuka Toko Di Blibli.com

Ternyata membuka toko atau mendaftar menjadi merchant partner di Blibli.com nggak seribet yang kukira, kamu bisa melakukan pendaftaran secara online dengan cara sebagai berikut:
4 Tahap Mudah Membuka Toko di blibli.com
  • Lakukan pendaftaran melalui website www.blibli.com dengan Klik atau Pilih Jual di Blibli.com
  • Kamu akan diminta untuk membuat username dan password serta melengkapi data-data yang diperlukan. Pertama, kalau calon Merchant adalah perorangan atau individu maka dokumen yang harus dilengkapi adalah KTP, NPWP (kalau Kamu nggak punya NPWP, kolom NPWP diisi angka 0 sampai penuh, lalu untuk nama dan alamat NPWP disamakan dengan KTP). Untuk bagian upload foto NPWP, kamu cukup menggantinya dengan mengupload foto kertas putih aja. Kedua, kalau calon Merchant adalah perusahaan, maka dokumen yang dilengkapi ada No KTP Direksi, Akta pendirian + SK Menkeh, Akta perubahan, Surat Domisili, TDP, SIUP, NPWP, Calon MP wajib mengisi data rekening dan mengisi alamat toko atau gudang serta data rekeningnya dengan benar. Penulisan harus sesuai dengan yang tertera di data NPWP.
  • Setelah proses registrasi selesai, coba login ke Merchant Tool Application (MTA) dengan username dan password yang kamu buat saat registrasi online ke link https://merchant.blibli.com/MTA/. MTA  ini cuma bisa digunakan untuk melengkapi dokumen yang belum lengkap. Setelah dokumen sukses terupload kamu tinggal menunggu proses verifikasi selama 2-4 hari kerja.
  • Setelah verifikasi berhasil, kamu akan menerima email konfirmasi bahwa pengajuanmu sudah disetujui oleh Blibli.com. Kamu akan menerima kode OTP untuk bisa menggunakan MTA secara keseluruhan.
Fyi, pendaftaran membuka toko di Blibli.com ini gratisss tisss tisss, ya.

Jualan di Blibli.com, Yuk! 

Syarat utama kalau kamu mau jualan di Blibli.com ya harus buat tokonya dulu, seperti penjelasanku di atas ya. Bergabung menjadi Merchant di Blibli.com sangat mudah, setelah verifikasi akun, otomatis tokomu sudah jadi. Nah langkah selanjutnya kamu harus mempersiapkan beberapa hal berikut ini:
Berjualan Mudah di Blibli.com

Mengupload Foto Produk

Hal yang pertama dilakukan setelah membuka toko di Blibli.com adalah mengupload foto produk, pilihlah foto dengan kualitas gambar yang tinggi dan menarik perhatian customer supaya produk bisa dilirik para konsumen. Mengupload foto produk bisa dilakukan satu persatu atau beberapa foto sekaligus. Supaya produk cepat tampil, usahakan mengupload produk yang sudah terdaftar di kategori.

Merespon Pesanan yang Masuk

Setelah produk terupload, kamu tinggal merespon pesanan yang masuk. Usahakan membalas pertanyaan dari customer dengan cepat, ramah, dan sopan. Biasanya kalau kita mengirim chat atau bertanya mengenai suatu produk di marketplace, lalu sellernya membalas dengan pesan singkat, jutek, dan slow respon sudah pasti akan membuat pembeli malas untuk melanjutkan transaksi. Makanya kecepatan dan sikap ramah dalam merespon pertanyaan customer menjadi hal yang sangat penting.

Selain itu, setelah customer melakukan transaksi, sesegera mungkin kirimkan barang sesuai pesanan dengan mengecek kondisi barang terlebih dahulu dan mengemasnya dengan standar pengemasan Blibli.com.

Menerima Pembayaran

Nah pembayaran produk yang sudah terjual akan terkonfirmasi jika barang sudah sampai di tangan customer. Kamu akan menerima pembayaran seminggu sekali langsung ke rekening yang sudah terdaftar.

Mengapa Berjualan Di Blibli.com? 

Keuntungan Berjualan di Blibli.com

Keluasan Pilihan Kategori

Keluasan Pilihan Kategori
Tahu nggak sih kalau pilihan Kategori di Blibli.com ini lengkap banget? Mulai dari Galeri Indonesia, BlibliMart, Handphone & Tablet, Olahraha & Aktivitas Luar Ruangan, Komputer & Laptop, Kamera, Mainan & Video Game, Peralatan Elektronik, Fashion Pria, Fashion Wanita, Home & Living, Ibu & Anak, Tiket & Voucher, Kesehatan & Kecantikan, Otomotif, hingga Tour & Travel. Lengkaaaaap banget, kamu mau jualan produk apa aja bisaaaa. Tinggal upload  foto produk lalu sesuaikan dengan kategori.

Gratis Foto Produk

Layanan Foto Produk Gratis dari Blibli.com
Menurutku ini keuntungan besar bagi Merchant, tahu sendiri kan kalau jualan online modal utamanya adalah foto produk yang bagus dan bening. Untuk menghasilkan foto yang bagus dan bening dengan kualitas tinggi dibutuhkan alat fotografi yang lengkap. Nah di Blibli.com ada layanan gratis foto produk, jadi kamu nggak perlu repot memotret produkmu sendiri. Apalagi kalau kamu nggak memiliki kemampuan memotret dan nggak memiliki alatnya.

Gratis Kemasaan

Namanya juga jualan online, kamu harus selalu siap berurusan dengan packing barang. Setiap produk yang dikirimkan ke berbagai tujuan memiliki cara pengemasan dan standar pengemasan yang berbeda. Ada produk yang rentan pecah atau bahkan tumpah. Tapi tenang, kamu bisa mendapatkan kemasan dari Blibli.com secara gratis dengan cara login menggunakan akun Merchantmu ke Merchant Tool Application ( MTA) Blibli. Lumayan nambah keuntungan dong karena kamu nggak perlu menyediakan kemasan sendiri. 

Gratis Biaya Kirim

Biaya gratis ongkir menjadi salah satu hal yang paling sering dipertimbangkan oleh customer. Untungnya di Blibli.com ada layanan gratis biaya kirim (free ongkir) ke seluruh Indonesia. Selain bisa memikat customer untuk berbelanja di tokomu, kamu juga nggak perlu mengeluarkan biaya untuk ongkos kirim dudududu jualan bakal makin untung. 

Kemudahan Proses Pengiriman

Kalau jualan di Blibli.com, kamu nggak perlu repot memilih dan menentukan jasa ekspedisi. Semua pengiriman sudah dihandle oleh pihak Blibli.com yang sudah bekerjasama dengan puluhan jasa ekspedisi.

Asuransi Pengiriman Produk

Layanan ini nggak kalah menariknya untuk para seller dan customer, apalagi untuk kategori barang-barang elektronik. Adanya asuransi pengiriman produk membuat penjual dan pembeli sama-sama tenang hingga barang sampai ke customer dengan selamat.

Layanan Merchant Care

Kalau ada masalah yang terjadi baik dari pihak penjual maupun pembeli, pihak Blibli.com menyediakan layanan Merchant Care 24 jam yang siap menjawab segudang pertanyaan dari seller dan customer.

Terdepan dalam Inovasi Store

Di era digital seperti sekarang ini, inovasi sangat diperlukan untuk mengimbangi teknologi yang ada. Blibli.com menyediakan layanan khusus bagi Merchant agar dapat menjual produk offline dengan menikmati fasilitas pembayaran online. Menariknya Merchant akan selalu dipantau dan dibantu untuk mengoptimalkan toko serta produknya di pasaran dengan adanya workshop atau pelatihan yang diadakan oleh Blibli seller. Karena Blibli.com memang ingin besar bersama para Merchant. Bangga banget nggak sih, saat tahu Blibli.com juga menggandeng beberapa UMKM di Indonesia. Sumpah ini mah marketplace terkeren!

Jualan Untung Nggak Tanggung-tanggung dengan Memanfaatkan QR Kode dan Click and Collect

QR Code Memudahkan Pembeli Cari Barang dan Membayarnya Via Online
Layanan terbaru untuk Merchant Blibli.com adalah QR Kode yang bisa kita cetak sendiri pada aplilkasi penjualan Merchant atau Merchant Tool Application ( MTA ). Nah QR Kode ini bisa kita tempelkan di tiap barang yang ada di store offlinemu, dengan tujuan untuk mempermudah customer dalam menentukan barang.

Praktis banget ya, customer cukup menscan QR Kode produk lalu nanti akan muncul produk kita di Blibli.com. Kita nggak perlu menjelaskan keterangan produk, harga produk, dan detail produk kepada customer. Memasang QR Kode di store offline juga dapat mempermudah produk tersebut terjual, bagi customer bisa mendapatkan keuntungan saat ada promo atau voucher di Blibli.com. Nah kalau kaya gini pasti jualan makin untung, kan?

"kami akan terus menghadirkan berbagai inisiatif yang membuat pengalaman berbelanja online semakin menyenangkan, nyaman, dan efisien serta terus mengembangkan bisnis bagi paramitra usaha,” kata CEO Kusumo Martanto selaku CEO dari Blibli.com pada malam perayaan Blibli.com ke-8 di Jakarta.
Click & Collect
Selain fitur QR Kode ini, ada juga fitur Click & Collect yang sudah hadir pada tahun 2018. Click & Collect merupakan fitur yang digunakan customer saat belanja secara online melalui web / app Blibli.com tetapi customer langsung mem-pick up barang di store offline yang dipilihnya. Singkatnya customer belanja dengan sekali "click" lalu customer "collect" mengambil barang belanjaan tersebut langsung di toko offline yang sudah dipilihnya.

Manfaat Fitur QR Kode dan Click & Collect untuk Merchant

Menurutku, dua fitur ini saling berkaitan. Bisa dikatakan fitur ini satu paket untuk memaksimalkan penjualan di toko online maupun offline.
Manfaat Fitur QR Code dan Click & Collect
Usahakan ketika memasang QR Kode pada produk di store offline, ada baiknya merchant juga mengaktifkan fitur Click & Collect. Kenapa? Supaya ketika customer membeli barang dengan memanfaatkan fitur QR Kode, customer juga bisa langsung mengambil barang yang dibelinya saat itu juga. Pun sebaliknya, ketika Merchant mengaktifkan fitur Click & Collect berarti customer akan mengambil barang di store offlinenya, nah dengan customer datang langsung ke store offline untuk mengambil barang yang dipesan secara online maka ada kemungkinan customer akan menambah belanjaan karena melihat stok barang yang ada di store offline. 

Nggak Perlu Repot Packing Barang

Kalau Merchant memasang QR Kode dan mengaktifkan fitur Click & Collect maka Merchant nggak perlu sibuk mempacking barang, karena barang akan diambil langsung oleh customer. Meskipun Merchant nggak melakukan packing tetapi tetap harus menyiapkan barang pesanan customer. 

Menambah Exposure Toko Offline

Menambah exposure toko offline juga penting lho, demi menambah omset penjualan. Dengan memasang dan mengaktifkan fitur QR Kode dan Click & Collect toko kita akan lebih dikenal customer, sehingga ada kemungkinan produk yang dijual semakin laris. 

Gratis Biaya Aktivasi dan Operasional

Untuk yang baru bergabung menjadi Merchant di Blibli.com supaya nggak ribet langsung saja memasang dan mengaktifkan fitur QR Kode dan Click & Collect. Lha kalau udah gabung lama menjadi Merchant gimana dong? Ya daftarkan juga dong, ya. Nggak ada biaya administrasi atau biaya operasional lainnya kok, alias gratisssss. 

Cara Mengaktifkan Fitur Click & Collect

Menghubungi bagian Bisnis Representatif Click & Collect, bisa juga melalui Merchant Care, email, telpon, atau  chat melalui MTA. Nantinya pihak Blibli.com yang akan mengurus fitur Click & Collect secara manual. Kita tinggal duduk manis, menunggu aktifasi fitur Click & Collect paling lama 3-4 hari. 

Memiliki Toko Fisik, secara teknis nggak memiliki toko fisik pun nggak papa. Misal bertempat di rumah atau gudang, asalkan Merchant bisa menjamin pelayanan dengan baik, misalnya pengambian barang dari hari senin-jumat, pukul 08.00-16.00 WIB. Tetapi lebih baik memiliki toko fisik supaya memudahkan customer untuk melihat stok barang yang ada, ya siapa tahu customer akan menambah belanjaannya kan? 

Nah itu tadi, cara memasang dan mengaktifkan fitur QR Kode dan Click & Collect yang bisa memberikan pengalaman belanja online dan offline sekaligus dengan cara mengambil pesanan sendiri tanpa perlu menunggu kurir mengantarkan pesanan ke alamat tujuan, customer dapat langsung mengambil pesanan sendiri dengan mengunjungi toko pilihannya (Collect). Lagi-lagi jualan makin untung karena kalau customer menggunakan fitur ini karena ada kemungkinan customer akan menambah belanjaan saat mengunjungi store offlinemu.

Seperti kisah inspiratif dari Bagusmart, yang mendapat lebih dari 1000 orderan diawal bergabung bersama Blibli.com. Selain menjadikan Bagusmart semakin semangat untuk melayani para konsumen yang lebih banyak lagi, bahkan hingga keseluruh Indonesia. Melalui Blibli.com omset yang didapatkan pun meningkat tajam.

Yuhuuu, gimana? Gimana? Kayanya kalau aku daftar jadi Merchant Blibli.com bisa jadi solusi untuk menambah jangkauan customer dengan kemudahan akses dan pembayaran yang sudah tersedia, ya? Fokus bisnis lagi, jangan? Apalagi dengan fitur baru QR Kode yang bisa dicetak dan Click & Collect, duh kayanya memang perlu dicoba nih.

Mungkin Kamu Suka

34komentar

  1. mantap ini,,,saya pernah coba jualan di salah satu marketplace terkemuka juga,,tapi saya nggaktlaten orangnya...jadi stop deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah sayang banget ya, pdhl kl fokus jualan online kayaknya menguntunngkan juga

      Hapus
  2. Ya berjualan secara online relatif masih baru, setiap hal baru memiliki suatu yang baru untuk di tawarkan, misalnya kemudahan. Namun disamping kekurangannya berjualan offline pasti masih banyak menyimpan kelebihan, misal bagi pembeli barang sudah langsung bisa disentuh setelah deal dengan cara pembayarannya. Pembeli juga bisa jalan jalan dan berinteraksi langsung.

    Kebetulan saya adalah pelaku digital sejal lama. Semoga bisnisnya berkembang ya mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sepakat banget mas, pasti ada kekurangan dan kelebihannya..

      Hapus
  3. "Customer banyak yang ngutang"

    Nah sampe sekarang sih sebenernya customer masih banyak kok yang ngutang, cuma ya bukan kita yang nanggung, tapi sistem paylater. hehehe

    -Fajarwalker.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah beda lg kl sistem paylater mas, kl ngutang ditempatku mah kadang orangnya pura2 lupa, smpe nggak enak mau nagih padahal butuh, hhh

      Hapus
  4. Pgn bgt gitu mbak aku resign dr kantor trs dirumah aja jualan online, suamiku jg ngijinin tp masih takut ini itu, takut penghasilan ga stabil salah satunya, takut keluar dr zona nyaman.

    BalasHapus
    Balasan
    1. uwww kl masih ragu nanti dlu mbak, nunggu yakin dan bener2 niat.. semoga rezkinya lancar selalu yaa

      Hapus
  5. Sekarang peronlinean duniawi memang makin ramai yak.

    Pokoknya kayak, hidup ini dipermudah ajaaaa gitu untuk masalah pembayaran. Untuk jadi kaya, teteup susah. wgwgw.

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk jadi seperti suhay salim tetap nggak mudah, Feb..

      Hapus
  6. wah hebat yah...blibli.com,punya banyak kelebihan.

    jadi kepo bangetz nih dng blibli.com.

    Mbak hobi berbisnis juga yah...?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sok kepo aja mas, grtis kok.. wkwkwk
      iya senang aja jualan

      Hapus
  7. Blibli terus memperbarui fitur mengikuti perkembangan teknologi. Kalo gak gini, yang ada akan ditinggal customer, karena tau sendiri, customer zaman now maunya dimanja benerrrr...

    Wah klepon saya suka banget tuh. Pokoknya jajanan pasar saya suka... saya suka

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener bangett mas, solanya kl ada yang mudah ngapain susah. wkwkwk
      iyaaaa klepon mah enaknya smpe kebawa mimpi

      Hapus
  8. Saya juga pernah jualan onlen tapi barang bekas. Saat mau pindahan semua barang saya jual via onlen :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. kereeen, bisa ditiru nih drpd banyak barang bekas yang masih layak pakai dianggurin

      Hapus
  9. Keren fiturnya.
    Bikin costumer dan pemilik merchant jadi lebih mudah.

    BalasHapus
  10. wah, blibli.com..
    marketplace favorit ku untuk belanja-belinji ini sih..
    bahkan beli susu sama pampers anak aja aku beli di blibli.. enak banget sih, gratis ongkir, banyak diskon, pengirimannya juga cepet.

    juara banget deh blibli..

    BalasHapus
    Balasan
    1. eheheh, iya mbak Thya gratis ongkir dan diskonnya bikin kepincuttt

      Hapus
  11. Aku pernah jg belajar jualan online tapi belum laris udah putus asa duluan. Bukanya dicari apa yg salah strateginya ya 😄😄

    Eh btw aku ajarin bikin desain grafisnya sih. Keren bingit hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. wqwqwq, kl aku sih emg fokusnya udah kepecah Nggun.. *alesan doang
      yah kujuga baru belajarannnnn

      Hapus
  12. Paling males memang kalau udah ketemu sama orang (pembeli) yang suka ngutang. Sebenarnya kita mah, fine-fine aja selama dia bayar sesuai tenggat waktu yg disepakati. Tapi kebanyakan mereka mah, suka banyak alasan kalau pas ditagih bayar. Sedih.

    Auka nih, saya sama fitur gratis ongkir & gratis foto produk. Menguntungkan buat pembeli dan penjual banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sepakat bgt mas, ngutang dulu mah nggak masalah asal bayarnya tepat waktu.. lah wes ngutang ditagih iya2 doang, duit udah keburu buat modal lagi. kan malesin

      Hapus
  13. Memang lebih menarik jualan online ya, Mbak. Sekarang di mana-mana jualan online, sampai toko-toko barang perkakas di sekiar rumah saya juga begitu. Pembeli pun sekarang makin mager, kayak saya senengnya beli online...haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. tooss dulu, apalagi yang sok sibuk kaya aku.. beli apa2 enakan online, kepikiran juga ikutan jualan online.. eheheh

      Hapus
  14. Memang di zaman teknologi sekarang, kayaknya sayang banget melewatkan peluang jualan online. Apalagi di Blibli.com sudah disediakan banyak fasilitasnyaya ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, biar jualan makin laris kudu ubah strategi jualan online juga.. hhh

      Hapus
  15. Jadi ingat keponakan di pwt, jualan online terus

    BalasHapus
    Balasan
    1. jualan apa mas? uwww sukses trus ya buat keponakannya

      Hapus
  16. Biasanya kalau blibli itu bisa dicicil 24 bulan hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada sejenis paylater? mantap tuh, tp kl aku nggak punya duit mending nggak usah beli drpd musti mumet nyicil2.. eheheh

      Hapus
  17. Wahh boleh ni mbak tipsnya. Nanti Keenan aq foto, trus aq upload ke Bibli.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. woooiiii, ya kali masa mau jualan anakkk. hhhh

      Hapus