Sebelum Medical Tourism Malaysia, Yuk Cari Tahu Persiapannya!

oleh - Februari 04, 2021

Sebelum Medical Tourism Malaysia, Yuk Cari Tahu Persiapannya!
Sebelum Medical Tourism Malaysia, Yuk Cari Tahu Persiapannya!
Belakangan ini aku sering banget mendengar istilah medical tourism nih. Teman-teman juga sering mendengar istilah tersebut nggak? Medical tourism seolah menjadi tren seiring dengan perkembangan teknologi dan fasilitas Rumah Sakit yang semakin canggih di luar negeri. Aku pun ingin banget melakukan medical check up di Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC). Maklumlah, sejak tahun 2017 kesehatanku amburadul, ada saja penyakit yang dirasakan.

Dulu, bolak-balik Rumah Sakit sudah macam staycation di hotel. Makanya dari dulu sebenarnya greget banget ingin melakukan medical check up untuk mengetahui kondisi kesehatan mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki, ya daripada capek tiap bulan ada saja penyakitnya, kan? Btw, mau medical check up di Rumah Sakit dekat rumah tapi kok takut salah diagnosia lagi. Soalnya aku pernah salah didiagnosa 2 kali, makanya sekarang ini kalau sakit nggak kunjung membaik aku selalu periksa ke dua dokter supaya lebih make sure dan mendapat penanganan yang lebih tepat.

Nah, berbeda cerita kalau medical check up di Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) karena hasilnya akan lebih akurat. Di sana banyak rekomendasi Rumah Sakit unggulan, tenaga medis profesional serta fasilitas dan layanan kesehatan yang super canggih. Poin plusnya kita bisa berobat sambil berwisata. 

Berobat Sambil Berwisata? Memang Bisa?

Jawabannya bisa banget dong. Tapi jangan berobat sambil berwisata di masa pandemi ini ya, planing berobat sambil berwisata di Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) menunggu situasi dan kondisi pandemi ini mereda biar kita bisa leluasa mengeksplore destinasi wisata di Malaysia. Ya siapa sih yang nggak ingin menyelam sambil minum air? Ahahaha. Berobat iya, berwisata iya. 

Dari tadi ngomongin Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) tapi belum kita bahas nih. Fyi, Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) merupakan organisasi yang didirikan oleh Kementerian Kesehatan Malaysia loh. Organisasi ini bertugas sebagai perwakilan dari 69 rumah sakit swasta di Malaysia, serta sebagai pusat informasi dan fasilitator bagi pasien-pasien dari Indonesia yang ingin berobat dan membutuhkan informasi berobat di Malaysia (Kuala Lumpur, Penang, Melaka, Sabah, Sarawak, dll). Nah, Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) ini berkantor pusat di Kuala Lumpur, Malaysia. Selain itu, Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) juga memiliki perwakilan di beberapa negara seperti Indonesia, China, Myanmar, dan Vietnam.

So, Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) ini cocok dijadikan tempat berobat sambil berwisata di Malaysia. Kira-kira apa saja ini persiapan yang dibutuhkan untuk berobat sambil berwisata?

Tips Berobat Sambil Berwisata di Malaysia

Tips Berobat Sambil Berwisata di Malaysia
Tips Berobat Sambil Berwisata di Malaysia

Aku punya keinginan untuk Medical Tourism Malaysia usai pandemi ini selesai. Itung-itung sekalian menyalurkan hasrat traveling yang terpendam selama setahun ini. Hahaha, nah supaya perjalanan dan proses berobat sambil berwisata berjalan lancar, kita butuh menyiapkan hal-hal berikut:

Tentukan Tujuan Pengobatan Kita

Sebelum memutuskan untuk berobat, kita harus tahu dulu dong apa yang akan kita obati. Misal memiliki penyakit jantung, kista, tumor, kanker, atau penyakit lainnya. Nah kalau kita belum mengetahui penyakit yang ada di dalam tubuh kita, kita bisa melakukan medical check up supaya untuk mendeteksi penyakit sejak dini. Atau yang ingin sedot lemak bisa juga di Rumah Sakit yang bekerjasama dengan Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC).

Perkiraan Biaya

Nah kalau ini mah ibarat sedia payung sebelum hujan. Kerennya nih, kita bisa menanyakan dan berdiskusi estimasi biaya perawatan dan Rumah Sakit jika berobat di Rumah Sakit yang bekerjasama dengan Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC). So, ini bisa membantu pengelolaan keuangan kita. Kita bisa menyusun biaya untuk tiket pesawat, transport di sana, penginapan/ hotel, kuliner, dll. Tanpa takut ketika tiba di sana uang kita nggak cukup. Ahahaha

Buat Janji dengan Dokter 

Sebelum membeli tiket pesawat dan memesan penginapan/ hotel, ada baiknya kita melakukan appointment dengan dokter atau Rumah Sakit yang akan kita kunjungi. Biar apa? Biar kita nggak perlu ribet membatalkan jadwal penerbangan dan penginapan/ hotel. Jika appointment dengan dokter atau Rumah Sakit sudah fix, barulah kita booking tiket pesawat dan booking pengingapan/ hotel.

Siapkan Dokumen

Salah satu poin yang nggak kalah penting adalah menyiapkan dokumen seperti kartu identitas dan paspor. Oya, jika kita memiliki rekam medis ada baiknya kita bawa juga supaya lebih jelas saat kita melakukan konsultasi dengan dokter di sana.

List Tempat Wisata dan Kuliner

Poin terakhir adalah list tempat wisata dan kuliner di sana. Menurutku, kita bisa memasukkan list tempat wisata dan kuliner yang nggak jauh dari Rumah Sakit yang akan kita kunjungi. Ya kan biar tenaga kita juga nggak terforsir. Untungnya di sana banyak pilihan Rumah Sakit yang dekat dengan destinasi wisata.

Kelebihan Berobat di Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC)

Banyak Rekomendasi Rumah Sakit Pilihan
Banyak Rekomendasi Rumah Sakit Pilihan
Hayo loh, ada yang tahu kelebihan berobat di Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) nggak? Nggak mungkin kalau Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) ini nggak menawarkan kelebihan, wong tiap tahun pasien Medical Tourism Malaysia selalu meningkat. Nah, berikut ini kelebihan yang akan kita dapatkan jika Medical Tourism Malaysia: 

Bisa Berobat Sambil Menjelajah

Seperti yang sudah aku jelaskan di atas, kalau Medical Tourism Malaysia ini bukan sekadar perjalanan berobat saja, namun kita bisa berobat sambil berwisata. Kapan lagi bisa jalan-jalan sambil menjaga kesehatan dengan layanan yang super canggih? Fyi, kita bisa melakukan banyak hal di Malaysia seperti menjelajahi alam Sarawak, menikmati gemerlap lampu kota Kuala Lumpur, hingga bisa menikmati festival kuliner, otomotif, pameran seni berskala internasional, sampai kegiatan luar ruangan seperti skydiving and water rafting, 

Dilengkapi dengan Fasilitas Kesehatan yang Canggih

Untuk fasilitas dan praktisi kesehatan di sana nggak perlu diragukan dong, karena dilengkapi dengan fasilitas yang super canggih dan tenaga kesehatan yang berpengalaman di bidangnya. Selain itu, banyak service yang bisa kita pilih untuk memudahkan proses pengobatan sambil berwisata di sana.

Harga Terjangkau 

Yakin ini biaya perawatan dan pengobatannya terjangkau? Tenang saja dong, di sana memberlakukan standar biaya yang bisa dihitung sebelum berobat kok. Pun standar biaya dikontrol dan diawasi oleh pemerintah Malaysia. So, kita bisa mengestimasi biaya yang akan kita keluarkan. Nggak ada lagi drama kaget berobat karena biaya yang harus dikeluarkan sangat mahal. Selain itu, untuk jarak tempuh ke Malaysia juga nggak jauh-jauh banget, banyak jadwal penerbangan pula. Bakal makin murah kalau dapat tiket penerbangan promo. Ahahaha 

Banyak Rekomendasi Rumah Sakit Pilihan

Berikut ini adalah daftar Rumah Sakit yang bekerjasama dengan Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC):

  • Penang Adventist, 
  • Gleneagles Penang, 
  • Loh Guan Lye Specialist Centre, 
  • Mahkota Medical Centre, 
  • Sunway Medical Centre, 
  • Alpha Fertility Centre, 
  • Institut Jantung Negara, 
  • Pantai Hospital Group, 
  • Prince Court Medical Centre, dll.

Jadi bagaimana? Apakah teman-teman ada rencana untuk Medical Tourism Malaysia? Bareng aku yuk, tapi tunggu pandemi kelar ya! Oya, barang kali teman-teman membutuhkan info lebih lanjut tentang Medical Tourism Malaysia bisa langsung kepoin akun IG @medtourismmy.id. Doaku semoga kita semua sehat selalu ya, jangan lupa jaga kesehatan dan terapkan prokes setiap hari.


Mungkin Kamu Suka

36komentar

  1. malaysia apalagi penang jadi destinasi berobat sekaligus wisata ya mbak sekarang
    tapi memang fasilitasnya oke punya
    promonya juga banyak banget
    jadi engga jebol di kantong

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mas Ikrom, nanti kl pandemi sudah kelar kita wisata ke Malaysia sekaligus cek kesehatan yuk, hihi
      jangan lupa cari tiket pesawat dan hotel yang diskon yak

      Hapus
  2. Informasinya sangat bermanfaat mbak, bener nih moga pandemi cepet berakhir biar aktifitas normal kaya tourism misalnya gak terhalang kaya sekarang hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. yap, Mas Mayuf! harapanku juga sama, semoga pandemi segera berlalu biar bisa medical check up sambil berwisata :D

      Hapus
  3. aku baru tau nih medical tourism :D
    tapi sebenarnya selama kuliah aku udah ngelakuin medical tourism karena aku kalau ngga sakit ya jagain temen yang sakit XD
    seru sih, bisa liat fasilitas rumah sakit yang modern. tapi gatahannya ketemu banyak orang sakit huhu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ahahah, wah seru ya kalau bisa medical tourism nih.. bener juga, nggak tahan buat ketemu orang sakit, tp kl pelayanan RSnya oke bisa mengakomodir pasien2 biar nggak terlalu banyak antrean

      Hapus
  4. Wahhh jadi pengen ke malaysia juga
    Aku ada penyakit bawaan yang sebenarnya nggak parah tapi kalau dibiarkan bisa jadi masalah juga mungkin pas udah usia lanjut nanti

    Tapi kalo di Indo ngga berani ngobatinnya maluuuu

    BalasHapus
    Balasan
    1. eh kenapa malu mas? yuk yuk, sayangi diri sendiri. kesehatan lebih utama, kl malu diobati di Indo, cus nanti pandemi kelar medical tourism aja ke Malaysia :D

      Hapus
  5. dulu aku bertanya-tanya tiap ada yang berobat memilih pergi ke Malaysia terutama Penang, kok sampe jauh jauh begono
    setelah makin tau ternyata di sana emang sebagus itu dan kalau dari segi harga juga nggak muahallll. Bisa dibilang mungkin sebelas dua belas dengan di Indo.
    sampe aku berpikir kalau Penang cuman dibuat tujuan orang yang sakit aja, ternyata salah juga, wisata disana apik juga dan kulinernya mantul

    BalasHapus
    Balasan
    1. ahahah, apakah kita sama mbak Ainun? Tos dulu hayuk lah, dulu aku pun mikirnya begitu, ngapain sih berobat jauh2 ke sana, eh ternyata makin kesini makin sadar kl fasilitas kesehatan dan berbagai layanan di sana memang mantulll, bisa sekalian menyelam sambil minum air

      Hapus
  6. Wah, menarik nih. Cek kesehatan sambil sekalian jalan-jalan. Keknya bakal dijamin sehat wal'afiat jiwa raga kalau begini hehe. Tapi memang harus persiapan biaya dulu ya, biar nggak habis ke Malaysia, kantongnya yang jadi 'sakit.' Hehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak Marita, mesti banyak persiapan sebelum memutuskan untuk Medical Tourism Malaysia biar dompet aman, jalan2 dapat, dan makin sehat :D
      tp nunggu pandemi kelar dulu ya mbak :)

      Hapus
  7. Wa bisa ni langsung cek Instagramnya buat nyari biaya-biayanya. Siapa tau aja bisa ke sana nanti buat medical check-up.

    BalasHapus
    Balasan
    1. silakan kak Zen, kapan lagi bisa berobat sambil jalan2 :D

      Hapus
  8. Saya pernah sekali ke Malaysia cuma berwisata. Asyik dong ya kalau bisa sekalian medical check up atau berobat jika ada sakit yang diderita. Pasti pulang dari sana bakal lebih mendingan secara jiwa dan raga

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak Dian, bisa banget berwisata di Malaysia sekalian cek kesehatan atau berobat karena memang fasilitas dan layanan kesehatan di sana canggih2 banget uy

      Hapus
  9. Jujur saja selama pandemi, mau berobat itu bawaannya jadi takut dan parno. Ini kalau ada sistem berobat seperti ini bakalan senang dong pastinya. Sehatnya dapat, travelingnya juga bermanfaat. Keren ya idenya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak Okti, nunggu pandemi kelar dulu biar bisa berobat sambil berwisata :D
      nanti kelar pandemi mau jalan2 jugakkkk :D

      Hapus
  10. Wah iya nih, tentunya perlu buat janji dulu dengan dokter kalau mau berobat, apalagi kalau mau sekalian medical tourism sih ya. Soalnya kalau nggak ya nanti ribet dan malah mengganggu urusan jalan jalan dan kulineran.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, mesti disiapin biar semua lancar dan nggak buang2 waktu di sana :D

      Hapus
  11. Medical tourism Malaysia memang selalu jadi idola, apalagi di Medan kak.. rasanya dekat dari Penang yang punya banyak rumah sakit tujuan medical tourism.
    Tiket pesawat medan-kuala lumpur atau Medan - Penang juga lebih murah dibanding Medan-Jakarta. Hehe.
    Tapi meski murah, tetep harus dipersiapkan seluruh dana untuk akomodasi, transportasi serta jalan-jalannya nanti..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah iya nih, mbak tinggal di Medan ya? Dududud, kapan2 main ke sana ah.. bener sih, mesti tiket PP Medan-Penang lebih murah drpd Medan-Jkt mesti disiapkan dulu, kaya janjian dokter dulu dll

      Hapus
  12. Ide yang bagus memakai jasa Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) berlibur sekaligus medical check up setelah pandemi berlalu, karena usia aku sudah mulai ehem :p perlu cek cek kesehatan lebih baik lagi,, hihihi.. Terima kasih sharingnya ya kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah benar mbak, aku pun pengin banget nanti pandemi kelar bisa Medical Tourism Malaysia. bisa check up kesehatan sekalian jalan2 :D

      Hapus
  13. Wah jadi andalan devisa Malaysia spetinya untuk jasa Medical tourism Malaysia ..banyak orang ke sana pastinya layanan nya bagus dan memuaskan ya mbak...Jadi pengen coba juga medical tourism Malaysia

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyap kak, karena selain fasilitas dan layanan kesehatan yang super canggih kita juga bisa sekalian wisata di sana :D

      Hapus
  14. Ini menjadi sapah satu genre kunjungan wisata oleh Malaysia. Sambil cek kesehatan sambil wisata jadi paket yang mantap. Mungkin bisa juga diterapkan di kota kota yang memiliki fasilitas kesehatan yang baik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak Bayu, benar banget nih. model Medical Tourism gini bisa jadi paket wisata yang banyak diminati masyarakat asalkan layanan dan fasilitas kesehatannya juga mendukung :D

      Hapus
  15. Ibunda saya tercinta juga pernah berobat ke Kuala Lumpur.
    Setelah beda beda diagnosa dari beberapa dokter di Indonesia.
    Sudah mendatangi beberapa dokter ternama di beberapa kota.
    Akhirnya sembuhnya sama dokter di KL
    Apalagi dari Medan lebih murah tiket ke KL atau ke Penang daripada ke Jakarta.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah alhamdulillah banget ibunda sudah sehat mbak, dududu aku jadi makin mumpeng buat berobat ke KL nih, hhh

      Hapus
  16. Malaysia Hralthcare Travel Council ini emang udah super banget mba. Dulu Bali juga sempat mau dibikin kayak gini pas pendirian Rumah Sakit Bali Mandara. Ini pusatnaya di Penang itu kan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah iyakah? aku baru tahu kl Bali juga mau dibikin konsep Medical Tourism nih mbak. hhhh
      RSnya tersebar mbak, gak hanya di Penang :D

      Hapus
  17. tetep ya kemanapun pergi tetep ada jadwal untuk travelingnya, aku banget ini mah kak. btw aku dengar-dengar memang abgus katanya ya berobat di Malaysia ini, karena semua perlengkapannya sudah modern

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahahaha, tos dulu mbak Mei. kita samaa, maunya traveling mulu tp sabar nunggu pandemi kelar dulu yak :)

      Hapus
  18. Wah kalau ini namanya minta hati sekalian dapat jantung. Sudah gatal otot kaki keliling buat capek liburan. Semoga pandemu ini segera kabut ajadah

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha, benar banget sih mbak. ibarat menyelam sambil minum air :D

      Hapus

Buka Yuk!
Join on this site

Jangan Ketinggalan, Klik Ikuti