Merdeka di Era Digital

bersama EranyaCloud

Reveal The Ella’s Secret Tips

by Ella Fitria | 15 September 2022

Menjalani profesi sebagai full time blogger memang banyak hal yang harus disiapkan. Kalau ingat pertama kali merintis blog ini, rasa-rasanya nggak berlebihan jika saat ini aku merasakan kebebasan digital yang luar biasa. Aku masih ingat betul 6 tahun lalu, saat membuat blog ini nggak memiliki pengetahuan sedikit pun tentang dunia blogging atau pun web.

Bisa dikatakan, blog ini lahir karena keterpaksaan dari salah satu dosenku. Saat itu, semua mahasiswa diwajibkan memiliki blog untuk mengunggah tugas-tugas kuliah. Jadi, mau nggak mau, aku harus mencoba membuat blog. Sampai akhirnya, lahirlah blog ini yang aku rawat dengan sepenuh hati. Blog ini berhasil membawaku hingga titik ternyaman sekaligus menjadi wadah untuk menuangkan ide-ide serta kreativitas tanpa batas.

Makin hari, aku makin menikmati mengisi konten blog dengan berbagai aktivitas yang aku jalani dalam kehidupan sehari-hari. Buatku, berbagi dengan pembaca adalah sebuah kenikmatan yang semoga saja membawa manfaat untuk mereka. Percaya, nggak? Dulu, aku sama sekali nggak tahu seluk-beluk blog dan optimasinya. Bahkan, mengenal apa itu domain saja aku nggak tahu.

Beruntungnya, saat mencoba memposting tulisan di blog, aku menemukan rasa nyaman. Begitu selesai kuliah, aku melanjutkan menulis berbagai curhatan di blog ini hingga aku menemukan jalan untuk belajar mengulik blogku. Jalan yang Tuhan berikan berupa motivasi dan rasa ingin tahu untuk selalu upgrade skill seputar blogging. Mulai dari belajar mengutak-atik tampilan blog, belajar bagaimana menulis artikel atau membuat konten yang menarik pembaca, hingga belajar merambah ke dunia bisnis digital.

Kendala dan Tantangan Menuju

Merdeka Digital

Memutuskan menjadi seorang blogger berarti harus siap berproses setiap hari. Tujuannya, agar skill yang dimiliki bisa terus di-upgrade sehingga nggak menjadi blogger yang ketinggalan zaman. Mungkin, bagi sebagian orang, 6 tahun bukan waktu yang lama, tetapi buatku berproses selama 6 tahun dengan belajar banyak skill dan pengetahuan bukanlah waktu yang sebentar.

Terlebih, banyak kendala dan tantangan yang aku alami untuk menjadi blogger dan pebisnis yang merdeka digital. Penasaran apa saja kendala dan tantangan yang sering dialami oleh seorang blogger di era digital? Simak artikel ini, ya!

Manajemen Waktu yang Tak Menentu

Jujur, sebelum memutuskan menjadi fulltime blogger, aku merasa kesulitan mengatur waktu. Alasannya, karena sepulang kerja badan sudah capek dan lelah. Meskipun demikian, aku tetap semangat dan antusias untuk update konten-konten di blogku. Dulu, aku mencoba menyiasati menulis blog dan mengisi konten setiap akhir pekan.

 

Nah, karena sekarang sudah memutuskan menjadi fulltime blogger, aku lebih nyaman untuk menulis di pagi hari. Selain itu, aku juga selalu mencatat list-list pekerjaan digital yang harus aku selesaikan. Dengan begitu, semua pekerjaan digital baik di blog maupun media sosial yang aku kelola bisa dikerjakan tepat waktu.

Menguasai Berbagai Skill dengan Mumpuni

Aku sempat ragu bisa berada di titik ini. Bahkan, nggak pernah terlintas di otakku jika suatu saat aku akan memiliki bisnis digital. Lagi-lagi, campur tangan Tuhan terasa sekali. Bermula aku mempelajari seluk beluk tampilan blog, mempelajari bagaimana caranya membuat konten yang menarik, hingga belajar copywriting.

 

Tak sampai di situ, aku pun pelan-pelan belajar berbagai aplikasi editing, seperti Canva, Adobe Illustrator, dan Photoshop. Dengan menguasai berbagai skill, rasanya menjadi lebih mudah dan leluasa untuk menuangkan ide serta gagasan.

Ciptakan Inovasi untuk Menarik Atensi

Sungguh, menurutku tantangan terberat menjadi seorang blogger adalah menciptakan inovasi. Inovasi yang aku maksud adalah memberikan dampak atau kontribusi agar pembaca termotivasi atau bahkan terinspirasi. Seperti inovasi yang aku lakukan tahun ini, aku sedang senang sekali belajar membuat tampilan artikel yang menarik dan atraktif. Harapannya, pembaca menjadi lebih tertarik dan betah membaca isi blog.

Dukungan Layanan untuk Solusi Terdepan

Dukungan layanan (infrastruktur) blog atau web yang memadai bagiku adalah hal yang sangat vital. Sejak pertama aku ngeblog hingga saat ini, aku sering berganti infrastruktur dan layanan penunjang blogging. Hal ini dikarenakan sulitnya mendapatkan fleksibilitas dan kebebasan dalam pengelolaan sistem. Mulai dari terbatasnya fitur platform (CMS), batasan server, layanan, hingga kurangnya resource yang disediakan.

Ella's Secret Tips

Tips dan Kiat Merdeka di Era Digital

Nah, berhubung saat ini makin banyak masyarakat yang sudah beralih ke digital. Maka nggak heran jika segala informasi bisa didapatkan melalui internet. Contohnya, jika seseorang ingin membeli sesuatu, biasanya mereka akan mencari informasi seperti review produk di berbagai blog personal atau channel Youtube.

Hal ini selaras dengan hasil penelitian dari We Are Social, yang menyatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu pengguna internet terbesar di dunia. Setidaknya ada 204,7 juta pengguna internet di Indonesia per Januari 2022. Sementara itu, pada tahun 2018 penetrasi pengguna internet di Indonesia hanya sekitar 50% dari total penduduk. Artinya, tren transformasi digital makin meningkat jika dibanding 5 tahun yang lalu.

Tahun 2018
132,7 Juta
Tahun 2019
150 Juta
Tahun 2020
175,4 Juta
Tahun 2021
202,6 Juta
Tahun 2022
204,7 Juta

Untuk menyambut tantangan perkembangan internet Indonesia yang kian pesat, tentu harus dibarengi dengan peningkatan resource dan skill. Nah, pada kesempatan kali ini, aku ingin berbagi sedikit pengalaman bagaimana aku mengoptimasi blog dan web guna mengimbangi peningkatan pengguna internet di Indonesia.

Pilih Platform (CMS) yang Mudah dan Fleksibel

Sebenarnya terdapat banyak Content Management System (CMS) untuk blog dan web, seperti Blogger, Wordpress, Joomla, Drupal, dan lain-lain. Setiap jenis CMS tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mungkin, bagi sebagian orang akan bingung untuk memilih platform terbaik untuknya. Aku pun pernah merasakan hal demikian selama 6 tahun ini. Makanya, beberapa kali aku mencoba berganti berbagai platform blog.

2018 2022

Platform Blogger (kiri) dan Wordpress (kanan)

Sampai akhirnya, aku memutuskan migrasi ke CMS Wordpress untuk memenuhi kebutuhanku yang makin kompleks. Alasanku memilih Wordpress karena kemudahan dan fleksibilitas yang ditawarkan. Bagiku, CMS ini cukup untuk menunjang kegiatan blog atau pun bisnis digital yang sedang aku geluti. Penggunaannya pun terbilang mudah, bahkan bisa dibilang zero coding berkat adanya fitur plugin tambahan.

Membuat artikel dengan visual menarik di Wordpress

Dengan Wordpress, aku bisa membuat tampilan blog dan web sesuai keinginan tanpa harus mengeluarkan effort yang berlebih. Bagiku, pemilihan platform yang mudah dan fleksibel adalah bekal utama yang nggak boleh disepelekan. Dengan memilih platform yang tepat dan sesuai preferensi masing-masing, kita bisa lebih leluasa menuangkan ide untuk menjawab tantangan kemajuan digital yang makin kompleks.

Ikuti Tren dan Perkembangan Dunia Digital Terkini

Selain pemilihan platform blog atau CMS, mengikuti perkembangan dan tren dunia digital juga nggak kalah penting. Jangan sampai kita masih menggunakan teknologi, tren desain, atau pun informasi yang sudah ketinggalan zaman. Terlebih, saat ini digitalisasi makin terasa, bukan? Banyak pula content creator baru bermunculan dengan berbagai skill menyuguhkan konten yang menarik dan berkualitas. Untuk itu, bagiku mengikuti perkembangan zaman adalah suatu keharusan.

Freepik - Salah satu situs penyedia desain terkini gratis

Aku selalu berusaha menerapkan konsep yang mengikuti tren dalam segala aspek dunia blog dan web. Seperti contohnya dalam segi desain grafis, sering kali aku mencari referensi tren desain terbaru dari berbagai sumber di internet. Kemudian, aku mencoba mengaplikasikannya ke blog atau webku.

Penerapan konsep kekinian juga aku terapkan pada fitur pendukung lain yang dapat menunjang kemajuan blog dan web. Misalnya, aku selalu aware terhadap perubahan mekanisme mesin pencari, perubahan preferensi pengguna internet, pembaruan aplikasi, sistem informasi, dan lain-lain.

Dengan mengikuti perkembangan dunia digital terkini, setidaknya aku memiliki sedikit bekal untuk menjawab tantangan dunia digital saat ini hingga nanti.

Bebaskan Ruang Gerak Digital dengan Resouce Optimal

Seperti yang sudah aku jelaskan di pembahasan kendala, keterbatasan resource dan infrastruktur sering kali membatasi gerak digital kita. Makin kompleks kebutuhan digital tentu makin tinggi pula resource yang diperlukan. Nah, makanya aku cukup selektif dalam memilih resource dan infrastruktur penunjang web berdasarkan kebutuhanku.

Project Gentala Design

Beberapa bulan belakangan, aku sering mengalami kekurangan resource ketika menggunakan shared hosting. Hal tersebut dikarenakan keterbatasan shared hosting untuk penggunaan yang lebih advanced. Terlebih, aku dan suami sedang memulai membangun bisnis digital penyedia jasa layanan web dan desain grafis “Gentala Design”.

Ella Cloud Compute 2 Core 4 GB Ram - Ubuntu 20.04 oleh Eranyacloud

Sejak saat itu, aku mulai mengganti layanan shared hosting dengan VPS atau cloud compute. Dengan layanan cloud compute ini, kita bisa mendapat keleluasaan dan kebebasan dalam mengatur resource untuk masing-masing blog atau web. Penasaran bagaimana aku mengoptimalkan resource untuk meraih kebebasan digital yang seutuhnya? Ssst sini aku kasih tahu!

Yuk intip Bagaimana Mudahnya "Merdeka" di Era Digital bersama

Mungkin bagi beberapa orang, penggunaan Cloud Computing atau VPS terbilang susah dan ribet. Namun, sebenarnya nggak begitu susah-susah banget, kok! Kemarin aku mencoba layanan cloud computing dari Eranyacloud. Proses registrasinya pun terbilang mudah dan simpel. Cukup mengisi form atau live chat, kemudian customer service akan menghubungi kita dan membantu penyetelan cloud computing sesuai kebutuhan.

Kita juga bisa mencoba layanan Cloud Indonesia secara gratis selama 14 hari dengan spesifikasi 2 core, 4 GB ram, dan penyimpanan 50 GB. Keren banget, nggak sih? Sekali lagi, untuk mencoba layanan cloud computing Eranyacloud hanya perlu mengisi form di halaman trial dan menunggu dihubungi oleh admin.

Nah, beberapa waktu lalu aku mencoba men-deploy cloud compute di Eranyacloud untuk keperluan bisnis digitalku Gentala Design. Bisnis ini aku fokuskan untuk layanan digital berupa jasa desain grafis, pembuatan web, dan optimasi web. Kira-kira bagaimana caranya aku membangun bisnis digital bersama Eranyacloud, sih? Simak poin-poin berikut ini, ya!

Sesuaikan Spesifikasi Compute dengan Kebutuhan

Sebelum membuat compute, pastikan kalian menyesuaikan spesifikasi kebutuhan resource dengan project yang ingin dijalankan. Berhubung web Gentala Design ini aku buat menggunakan WordPress, spesifikasi 2 core, 4 GB ram, dan storage 50 GB dengan sistem operasi Ubuntu 20.04 sudah sangat cukup untuk meng-handle project tersebut.

Tampilan dashboard Eranyacloud - Spesifikasi compute VM Ella

Dengan menentukan spesifikasi compute, kita dapat menggunakan resource dengan lebih optimal. Spesifikasi compute ini pun dapat diubah (scalable) sesuai permintaan. Misalnya, di kemudian hari kita membutuhkan resource yang lebih tinggi, kita dapat dengan mudah meng-upgrade dan menyesuaikannya.

Jika teman-teman merasa bingung dalam menentukan spesifikasi atau penyetelan cloud compute, teman-teman bisa melakukan konsultasi ke customer service Eranyacloud untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut. Tim support dari Eranyacloud siap membantu untuk penyetelan, bahkan hingga proses instalasi CMS.

Gunakan Web Control Panel untuk Memudahkan Manajemen Web

Setelah kita menyiapkan cloud compute, hal yang paling aku rekomendasikan selanjutnya adalah memasang web control panel di cloud compute. Bagiku, web control panel ini sangat membantuku dalam manajemen web. Mulai dari install CMS, install web server, framework, hingga pemantauan web. Kita tidak perlu kerepotan lagi dengan perintah Command-Line Interface (CLI) di compute, cukup melalui web control panel yang mudah.

Dashboard CyberPanel Project Gentala Design

Banyaknya pilihan web control panel yang dapat digunakan tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Beberapa web control panel yang sedang aku gunakan, seperti aaPanel dan CyberPanel rasanya cukup mudah dan intuitive bagi pemula.

Bangun Website Mudah dengan CMS dan Website Builder

Merdeka digital rasanya nggak lengkap jika kita masih kerepotan dalam pembuatan website untuk bisnis sendiri. Nah, ada cara mudah serta menyenangkan dalam membuat web, nih! Cukup menggunakan CMS Wordpress + website builder Elementor website sudah siap digunakan.

Membuat header menggunakan Wordpress dan Elementor web builder

Penggunaan website builder ini sangat membantuku dalam proses pembuatan website mulai dari nol. Pembuatan desain web juga menjadi lebih mudah, cepat, dan tentunya fleksibel. Cukup dragdropedit. Website pun sudah siap dalam hitungan menit. Bagaimana menarik, bukan?

Tingkatkan Brand Awareness dengan Profesional Branding

Selain membangun website dengan dukungan cloud computing dari Eranyacloud, aku juga mencoba meningkatkan brand awareness Gentala Design dengan membuat personal cloud storage. Penyimpanan personal ini aku beri nama “GentaBox“. Fungsinya, sebagai tempat penyimpanan dan berbagi file project customer.

Membuat header menggunakan Wordpress dan Elementor web builder

Pembuatan personal cloud storage ini didukung dengan infrastruktur Object Storage S3 yang mana file disimpan secara aman di layanan cloud dan terpisah dengan cloud compute. Dengan begitu, performa dari web app ini akan menjadi lebih andal karena memiliki beberapa server berbeda. Pengelolaan file dan berbagi file pun menjadi lebih fleksibel dan dapat diatur sesuai keinginan serta kebutuhan.

Selain itu, brand awareness juga bisa dilakukan dengan membuat email branding profesional seperti [email protected]. Dengan penggunaan email branding, kepercayaan customer tentu akan lebih meningkat. Untuk teman-teman yang ingin mencoba fitur ini, bisa mencoba layanan Email Collaboration dari Eranyacloud.

Memilih "Merdeka" bersama

Eranyacloud merupakan Cloud provider Indonesia yang didirikan tahun 2019. Eranyacloud menyediakan beberapa layanan cloud computing berperforma tinggi, kredibel, dan andal. Beberapa layanannya, meliputi Public dan Private Cloud, Cloud Backup Protection, Disaster Recovery, Virtual Security Operation Center (vSOC), Web Application Security (WAF), Email Collaboration, dan Managed Services.

Eranyacloud menawarkan sistem manajemen yang mudah, aman, dan simpel tetapi tetap reliable. Dukungan tim support 24 jam 7 hari penuh memberikan kenyamanan dan keleluasaan dalam pelayanan. Terlebih, sudah banyak brand, perusahaan, dan instansi yang menggunakan layanan cloud computing Eranyacloud, seperti Danone, Angkasa Pura Solusi, RH Petrogas, CCB, CNI, dan lainnya. Nah, berikut ini ada beberapa alasan mengapa “kemerdekaan” di era digital dapat dicapai dengan mudah bersama Eranyacloud.

Simple

Eranyacloud menawarkan kemudahan layanan mulai dari pembayaran yang mudah, free bandwidth hingga menyediakan dashboard manajemen all-in-one yang mudah bagi pengguna.

Secure

Eranyacloud dilengkapi dengan keamanan infrastruktur cloud yang tinggi. Dengan begitu, aman untuk menampung data sensitif atau bersifat rahasia. Data disimpan di fasilitas yang terletak di datacenter tier 4.

Stable

Infrastruktur cloud di Eranyacloud menawarkan kinerja yang stabil dan berkomitmen untuk selalu memberikan uptime layanan hingga 99,9% (SLA).

Support

Setiap elemen infrastruktur selalu termonitor oleh Network Operations Center (NOC). Setiap malfungsi akan segera dilaporkan dan ditangani oleh tim profesional.

Nah, bagaimana? Kebebasan untuk mewujudkan Merdeka Digital ternyata nggak begitu sulit, bukan? Terlebih dengan dukungan infrastruktur cloud computing dari Eranyacloud. Siapa pun bisa menggunakan infrastruktur cloud computing dari Eranyacloud. Mulai dari perorangan, organisasi, instansi, hingga perusahaan dalam skala besar. Berkat adanya infrastruktur cloud computing dari Eranyacloud berbagai sektor bisa memanfaatkan digitalisasi dengan lebih mudah dan praktis. Simple but Reliable!

#MerdekaDigitalBersamaEranyacloud #EranyaDigitalYaEranyacloud

Sumber:

  • https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/03/23/ada-2047-juta-pengguna-internet-di-indonesia-awal-2022
  • https://eranyacloud.com/promise-platform/
  • https://eranyacloud.com/products-compute/
  • https://eranyacloud.com/company-aboutus/
  • Freepik
  • Lottiefiles

Beri Komentar