Saat membeli barang dari supplier di Alibaba, kamu mungkin menemukan istilah seperti EXW, FOB, atau CIF pada penawaran produk. Ternyata, istilah tersebut bukan sekadar kode dalam transaksi, tetapi berkaitan dengan pembagian biaya, tanggung jawab, dan risiko antara pembeli dan supplier.
Meskipun menggunakan jasa beli khususnya di Alibaba, memahami istilah ini penting agar kamu tidak salah mengira biaya pengiriman atau tanggung jawab supplier. Lalu, apa sebenarnya arti FOB, EXW, dan CIF dalam transaksi pembelian dari China?
Apa Itu Incoterms dalam Transaksi Internasional?
Incoterms merupakan pedoman dalam perdagangan internasional yang mengatur pembagian kewajiban antara penjual dan pembeli. Ketentuan ini mencakup pihak yang bertanggung jawab atas proses pengiriman, biaya yang harus ditanggung, hingga titik ketika risiko barang beralih dari penjual kepada pembeli.
Incoterms memiliki beberapa istilah dengan ketentuan berbeda. Dalam transaksi dengan supplier China, kamu mungkin menemukan EXW, FOB, atau CIF. Masing-masing memiliki titik penyerahan barang dan pembagian tanggung jawab yang berbeda.
Apa Perbedaan FOB, EXW, dan CIF?
Ketiga istilah ini sama-sama mengatur pembagian tanggung jawab dalam pengiriman, tetapi titik penyerahan barang dan pihak yang mengatur transportasinya berbeda. Perhatikan penjelasan berikut :
1. EXW (Ex Works)
EXW berarti supplier menyediakan barang di lokasi yang telah disepakati, misalnya gudang atau tempat usaha supplier. Setelah barang tersedia di lokasi tersebut, sebagian besar tanggung jawab dan risiko berada pada pembeli.
Sederhananya, supplier menyediakan barang untuk diambil. Sementara itu, pembeli perlu mengatur pengambilan barang, pengiriman berikutnya, dan berbagai proses yang berkaitan dengan ekspor maupun impor sesuai ketentuan yang berlaku.
Contohnya, supplier di China menawarkan produk dengan ketentuan EXW Guangzhou. Artinya, harga tersebut mengacu pada barang yang tersedia di lokasi yang disepakati di Guangzhou. Biaya untuk membawa barang dari lokasi tersebut ke tahap pengiriman berikutnya perlu diperhitungkan secara terpisah.
2. FOB (Free On Board)
FOB digunakan untuk pengiriman melalui laut atau jalur perairan darat. Dalam skema ini, supplier bertanggung jawab sampai barang dimuat ke atas kapal di pelabuhan keberangkatan yang disepakati. Risiko beralih kepada pembeli setelah barang sudah dimuat di atas kapal.
Agar lebih mudah dibayangkan, misalnya supplier menawarkan FOB Shanghai. Dalam skema ini, supplier menangani barang hingga proses pemuatannya ke kapal di pelabuhan Shanghai. Setelah tahap tersebut selesai, pembeli mengambil alih risiko dan biaya sesuai pembagian tanggung jawab dalam FOB.
Jadi, FOB tidak berarti supplier bertanggung jawab sampai barang tiba di Indonesia. Titik tanggung jawab dan perpindahan risiko terjadi lebih awal, yaitu ketika barang sudah berada di atas kapal.
3. CIF (Cost, Insurance and Freight)
CIF juga digunakan untuk pengiriman melalui laut atau jalur perairan darat. Bedanya, supplier mengatur dan membayar biaya pengangkutan sampai pelabuhan tujuan yang disebutkan dalam kesepakatan. Supplier juga wajib menyediakan asuransi dengan tingkat perlindungan minimum sesuai ketentuan CIF.
Misalnya, transaksi menggunakan CIF Tanjung Priok. Supplier mengatur pengiriman dan membayar biaya angkutan sampai pelabuhan tujuan tersebut. Namun, bukan berarti seluruh proses setelah barang tiba di Indonesia otomatis menjadi tanggung jawab supplier. Pengurusan impor dan biaya terkait impor tetap menjadi tanggung jawab pembeli sesuai ketentuan CIF.
Hal penting lainnya, biaya pengiriman yang dibayarkan supplier sampai tujuan tidak berarti risiko barang baru berpindah ketika barang tiba di pelabuhan tujuan. Dalam CIF, risiko berpindah ketika barang sudah dimuat ke kapal di pelabuhan keberangkatan.
Bagaimana Agen Jasa Beli Alibaba Membantu Memahami Incoterms?
Jika kamu belum terbiasa dengan istilah perdagangan internasional, perbedaan EXW, FOB, dan CIF bisa cukup membingungkan. Apalagi, satu penawaran harga dari supplier belum tentu mencakup seluruh biaya yang akan muncul sampai barang tiba di Indonesia. Saat menggunakan jasa beli Alibaba, agen dapat membantu beberapa hal berikut:
- Mengonfirmasi Incoterms kepada supplier
- Menjembatani komunikasi dengan supplier
- Membantu memahami pembagian biaya
- Menyesuaikan proses pembelian dengan kebutuhan
Meski begitu, keputusan mengenai detail pembelian tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kesepakatan transaksi. Jadi, pastikan informasi mengenai Incoterms sudah jelas sebelum pesanan diproses.
Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Incoterms?
Sebelum menyepakati penawaran supplier, jangan hanya membandingkan harga produknya. Perhatikan juga hal-hal seperti:
- Titik penyerahan barang
- Biaya yang sudah termasuk
- Proses setelah barang diserahkan
- Lokasi atau pelabuhan yang disebutkan
Sebelum menyepakati transaksi, pastikan kamu sudah memahami ketentuan yang digunakan supplier dan biaya yang perlu dipersiapkan. Dengan begitu, kamu bisa memperkirakan proses pembelian secara lebih jelas dan menghindari salah memahami tanggung jawab masing-masing pihak.
Jadi Lebih Siap Membeli dari Supplier China
EXW, FOB, dan CIF memiliki ketentuan yang berbeda mengenai titik penyerahan barang, biaya, serta perpindahan risiko. Memahaminya sejak awal dapat membantu kamu mengetahui bagian proses mana yang menjadi tanggung jawab supplier dan mana yang perlu kamu persiapkan sendiri.
Jika menggunakan jasa beli Alibaba, kamu juga dapat lebih mudah mengomunikasikan kebutuhan pembelian kepada agen. Kamu juga dapat meminta bantuan untuk mengonfirmasi detail transaksi dengan supplier, termasuk terkait dengan incoterms. Ancala Logistic dapat membantu proses pembelian barang dari China, termasuk menjembatani komunikasi selama proses tersebut.
Agar proses pembelian kamu berjalan baik, pastikan Incoterms dan detail pengiriman sudah dipahami agar tidak ada biaya atau tanggung jawab yang terlewat dalam perhitungan.






