Tampomas, Spot Instagramable Baru Di Banjarnegara

oleh - Juli 08, 2018

Wajah Tampomas tahun 2017
Kalian pernah diganggu saat tidur? Lagi enak pas tidur trus ada keponakan loncat-loncat di kasur berasa gempa bumi kan :(

Udah kebangun kaget trus mereka ngerengek minta ke Nusakambangan, mereka pengen naik perahu gara-gara liat videoku. Ya gusti, ke Nusakambangan jam tiga sore dari Banjarnegara? Sampai sana wes petheng dhedhet kan yaa. Duh puter otak nih, gimana caranya nenangin mereka. 😀

Tiba-tiba teringat postingan BB Idah yang sedang asyik naik perahu di Tampomas. Akhirnya aku mulai merayu mereka supaya naik perahu di Tampomas aja. Daaan, kalian tau? Membujuk krucil itu susahnya ampun deh. Semua rayuan udah keluar masih aja pengennya ke Nusakambangan.😩Saat udah nyerah merayu, eh mereka ngiyain mau naik perahu di Tampomas. Fix ku kumpulin nyawa. Lalu berangkat dan nggak pake mandi sore. Sssstt!!!
Wajah Tampomas tahun 2017
Tampomas adalah sebuah gunung batu yang sudah ditambang dari puluhan tahun lalu, saat ini Gunung Tampomas hanya menyisakan kolam serupa danau dan tebing-tebing batu yang menjulang tinggi. Dulu saat aku masih sekolah beberapa kali mengunjungi Gunung Tampomas ini, tapi nggak seramai kaya sekarang. *lah yaiyalah, dulu memang belum dibuka untuk tempat wisata, makanya sepi. Toyor kepala! πŸ˜‚

Lokasi Tampomas

Tampomas terletak di Masaran, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Kami tiba di Tampomas sekitar pukul 16.15 WIB setelah melewati jalan yang agak nggronjal. Sakjane lebih dominan jalan alusnya sih, tapi kalau udah masuk Kec. Bawang bakal melewati jalan aspal yang agak rusak. Kalau kalian dari kota Banjarnegara butuh waktu 20-25 menit untuk sampai di Tampomas. Dapat diakses menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Suasana Tampomas
Dua Krucil yang ngrengek minta ke Tampomas
Cahaya matahari memantul dari kolam serupa danau di Tampomas, kilau cahayanya memantulakan bayangan siapa saja yang sedang berada di Tampomas. Air kolam yang berwarna hijau seolah berubah keemasan akibat pantulan cahaya. Dua Krucil nggak sabar ingin menaiki perahu kayu. Kolam serupa danau ini memiliki kedalaman sekitar 2 meter, meski nggak begitu dalam semua pengunjung yang ingin naik perahu wajib memakai life jacket.
Dan mereka nggak mau turun dari perahu 😩
Tiupan angin menyapu lembut wajah-wajah riang yang sibuk menikmati keindahan tebing batu. Kolam serupa danau juga menjadi tempat pemancingan bagi warga sekitar. Saat kami menyusuri kolam ini menggunakan perahu, aku nggak melihat ada sampah satu pun di kolam Tampomas. Dengan membayar Rp. 5 ribu kalian bisa mengelilingi kolam dengan dua kali putaran. Muraaaaah banget kan ya? Malah dua Krucil disuruh bayar satu tiket perahu. Wkwkwk

Setelah berhasil merayu mereka turun dari perahu, dua Krucil belum mau diajak pulang. Mereka pengin duduk di gazebo, baiklah. Namanya juga momong kaaan, sabar banget ini *semoga calon suamiku baca biar makin termotivasi menghalalkan ku. Hahaha (lha siapaaaa????)πŸ˜‚

Dua Krucil lagi duduk di gazebo Tampomas
Gazebonya juga terbilang unik, kursinya terbuat dari pecahan batu yang dibentuk persegi. Atapnya pun terbuat dari ijuk. Syahduuuuu banget nih, meski belum mandi kan πŸ˜‚
Nggak cuma gazebo lho, tapi ada spot selfie yang instagramable buat anak-anak hitz. Sayang banget nggak sempet ku foto, sibuk ngawasin Krucil.😩

Fasilitas Tampomas
Aku keprokin deh untuk fasilitas yang ada di Tampomas, kok bisa? Iya bisa, aku jatuh cinta sama mushalanya. Dibuat dengan bambu tepat di pinggir kolam, nyaman, sejuk dan tenang banget nggak sih kalau shalat disitu. Apalagi mushalanya dibuat terbuka, jadi anginnya terasa banget. Toilenya juga ada, bersih pula. Tempat sampah pun terlihat dibeberapa titik, tapi masih aja ada yang buang sampah sembarangan. Kalau kalian laper juga banyak penjual makanan kok, jadi nggak usah khawatir. Tempat parkirnya pun luas.

Dua Krucil nggak mau pulang sebelum aku menyetujui permintaan mereka, kalian tahu mereka minta apa? Mereka minta tubing Winong, oh Gustiii. Semua gara-gara mereka liat foto dan videoku. 😰
Yaah nggak papa, siapa tahu setelah momong Krucil, besok lusa gantian aku yang diemong DIA. πŸ˜‚

Nih karena aku baik hatiiiii, ku kasih tips kalau kalian mau berkunjung ke Tampomas ya,
  1. Berkunjunglah pagi atau sore hari. Biar apa? Biar nggak kepanasan lah. Tampomas tuh terik banget kalau siang, kecuali emang lagi mendung ya.
  2. Menggunakan kendaraan pribadi, karena nggak ada angkutan umum ke Tampomas, paling pake ojol.
  3. Khusus buat cewek, plis jangan pakai high heels, takut keseleo Sist ini alam bukan mall.
  4. Perhatikan medan untuk selfie, karena nggak ada pagar, takut lagi asyik selfie trus kepleset nyemplung ke kolam.
  5. Harus lebih hati-hati juga ya, karena di Tampomas ini masih ada aktivitas penambangan batu. Pokoknya safety first!
Tiket masuk Tampomas
Tiket masuk Rp. 3 ribu/orang
Parkir motor Rp. 2 ribu
Naik perahu Rp. 5 ribu
Jam operasinal perahu mulai dari 08.00 - 17.00 WIB.


Mungkin Kamu Suka

59 komentar