Segernya Ngadem Di Hutan Pinus Petuguran, Punggelan, Banjarnegara

oleh Ella Fitria
Hutan Pinus Petuguran @RoisArdian

Seperti biasa, jika libur tiba aku bangun subuh lalu tidur lagi. Alhamdulillah ibu nggak pernah protes, hehehe
Sebenarnya hari itu nggak niat mau jelajah desa tetangga, iseng-iseng aja ngajak temen. Eh dia mau, langsung mau otw jemput aku. Padahal aku tu belum mandi dan belum sarapan. Harus sarapan kan ya, biar kuat denger kabar mantan udah punya gebetan. Hmmm

Jam 11an kita berangkat dari desa Karangsari menuju desa Petuguran. Aku lewat jalur kantor lama kecamatan Punggelan, naik terus sampai ketemu Baledesa Petuguran. Desa Petuguran udah pernah aku ceritakan pada saat Grebeg Desa Petuguran ya. Eh tapi kenapa Petuguran lagi sih? Karena kemarin aku penasaran dengan hutan pinusnya. Belum sempet merasakan suasananya.

Akses jalan menuju hutan Pinus ini cukup ekstrim, naik turun dan sebagian jalan rusak parah hingga menghentikan perjalanan kita. Karena pas nanjak aku udah teriak histeris minta puter balik “stop aja deh stop. Kita puter balik, kita berhenti di hutan pinus yang bawah aja. Yang tadi jalannya masih aspal” kataku. Untung temenku nggak senekat Rahwana mengejar cinta Sinta. Temenku mau nurut puter balik, dia juga ikutan nyerah dengan jalan. Nggak papa deh, asal nggak nyerah mempertahankan hubungan ya. Hahaha

Lokasi Hutan Pinus Petuguran

Kalau ditempuh dari pusat kota Banjarnegara lebih cepat lewat Desa Bondolharjo, kira-kira 45 menitan bisa sampai di hutan Pinus Petuguran. Akses jalan dari Desa Bondolharjo udah mulus banget kok, tapi tetep kalau udah masuk hutan Pinus jalannya ada yang rusak.

Masuk ke dalam Hutan Pinus Petuguran @RoisArdian

Denger-denger hutan Pinus ini mau dijadikan destinasi wisata baru, cuma aku pesimis nggak ramai pengunjung karena akses jalannya yang rusak parah. Tapi aku dukung sih, emang lumayan bagus hutan pinusnya, tinggal poles dikit kaya rumput-rumputnya dibersihkan, lalu dibuat gazebo di dalam hutan, dan akses jalan yang rusak diperbaiki. Mengingat dede emesh di Punggelan kan ngehitz-ngehitz banget tu, bisa buat tempat narsis mereka juga. 😐

Aku juga liat bekas track motor trail di hutan Pinus ini, kayaknya waktu acara jelajah desa Petuguran kemarin deh. Puncak acaranya kan trabas desa Petuguran. Mungkin salah satu tracknya di hutan Pinus ini.

Menurutku hutan Pinus Petuguran nggak jauh beda dengan hutan Pinus Mangunan. Suasanya ya kaya di hutan pinus pada umumnya, adem, rindang, anginnya seger. Bedanya kalau hutan Pinus Mangunan udah dijadikan tempat wisata, udah tertata rapi, mulai dari fasilitas tempat parkir, gazebo di tengah hutan Pinus, poperti untuk swafoto, toilet, musolah, dan berbagai penjual makanan. Nah kalau di hutan Pinus Petuguran belum ada apa-apanya kecuali pohon pinus dan rumput-rumput yang bergoyang.

Cahaya di sela-sela pohon Pinus

Aku tu paling suka liat cahaya disela-sela dedauan pohon pinus, apalagi ketika ada angin. Hmmm pohon dan daunnya bergoyang lalu biasanya mengeluarkan bunyi gitu. Adem rasanya.

Ternyata di Banjarnegara banyak banget hutan Pinus loh, ada juga Hutan Pinus Pagedongan. Belum lagi kalau ke daerah dieng lewat jalur Karangkobar, hm… Sepanjang jalan pasti banyak pohon pinus. Puas menikmati suasanya hutan Pinus Petuguran, aku melanjutkan perjalanan menuju curug Muncar yang terletak di desa Tanjungtirta, masih tetanggaan kok sama desa Petuguran. Tapi cerita air terjunnya besok yaaaa.

Buat kalian yang mau main ke hutan Pinus Petuguran hati-hati di jalan. Selamat liburan 🙂

Ella Fitria

You may also like

Beri Komentar