Token AHA: Token Eco Friendly dari Indonesia

oleh Ella Fitria

Kemajuan teknologi yang ada saat ini ternyata juga memiliki dampak bagi lingkungan dan bumi. Seperti contohnya kegiatan mining cryptocurrency yang memberikan dampak kurang baik untuk kelestarian alam. Sebab, kegiatan penambangan itu membutuhkan daya listrik yang besar menggunakan batu bara. Tentu penggunaan batu bara yang berlebihan bisa membuat SDA jadi cepat terbatas dan memicu peningkatan pemanasan global.

Untuk itu, sangat dibutuhkan inovasi yang bisa meminimalisir emisi karbon. Kemudian hadirlah token AHA yang berasal dari Indonesia dan membawa misi baik untuk lingkungan. Seperti apa misi dari AHA token itu? Mari simak informasi lengkapnya berikut ini.

Apa Sih Token AHA Itu?

Token AHA adalah salah satu token yang dapat digunakan untuk bertransaksi dalam investasi kripto. Token ini diciptakan oleh orang Indonesia dan diluncurkan kepada masyarakat mulai Desember 2021 kemarin. AHA sendiri memiliki kepanjangan Alam Hijau Anagata.

Token ini mengusung misi untuk mengurangi emisi karbon yang terjadi saat ini. Hal ini tentu saja sangat berperan penting kontribusinya untuk menjalankan proyek inisiatif hijau beserta proyek hijau yang sedang dijalankan.  Sesuai dengan misi yang telah disampaikannya token kripto yang asli dari Indonesia ini, akan fokus pada aspek kolaborasi dengan beberapa pihak di Indonesia.

Di mana dalam pelaksanaan beberapa project yang dimilikinya, token AHA akan ikut membantu pemerintah dalam mencapai target EBT di tahun 2025. Tentu dengan misi dan visi yang baik dan mengedepankan kelestarian lingkungan, token ini memiliki nilai inovasi yang sangat besar.

Teknologi Pada Token AHA dan Fungsinya

Setelah mengetahui penjelasan mengenai token AHA sebagai token eco friendly, pastinya Kamu juga harus paham mengenai teknologi yang digunakan di dalamnya. Token AHA ini mempunyai teknologi BSC, atau yang biasa disebut sebagai Binance Smart Chain.  Seperti yang telah diketahui bersama bahwa teknologi BSC termasuk teknologi yang banyak digunakan untuk industri ini.

Penggunaan BSC dipercaya sebagai generasi yang terjamin, aman dan menghasilkan dalam bidang transaksi dan investasi.  Sedangkan fungsi dari token AHA dengan pemanfaatan teknologi BSC pun sangat beragam. Pertama, berfungsi untuk mendorong investasi dengan Green Initiative. Maksudnya, investasi yang memungkinkan terjadinya green energy project, green social project dan green sustainable project.

Kemudian token AHA juga berfungsi dalam transaksi guna gamifikasi dan perdagangan karbon. Selain itu, juga bermanfaat untuk pengumpulan donasi dengan menggunakan jaringan dan sistem. Berbagai fungsi ini pada dasarnya memiliki misi untuk kelestarian lingkungan sehingga memang menjadi wujud komitmen AHA sebagai token yang eco friendly.

Project Token AHA yang Dimiliki

Sebagai token ramah lingkungan tentu saja token ini memiliki banyak project guna mendukung proyek hijau. Semenjak dirilisnya token AHA, pihak nya telah banyak berkontribusi dalam proyek hijau untuk pengurangan dampak negatif dari pemanasan global. Berikut ini adalah beberapa project yang dimiliki oleh token AHA dari tahun ke tahun, yaitu:

Project di Tahun 2022

  • Green Energy (IDN)
  • Green Sustainability (IDN)
  • Green Environment (IDN)

Project di Tahun 2023

  • Regional Green Energy (SEA)
  • Green Energy (IDN)
  • Green Sustainability (IDN)
  • Green Environment (IDN)

Project di Tahun 2024

  • Green Energy (Global)
  • Green Energy (IDN)
  • Green Sustainability (IDN)

Project di Tahun 2025

  • Regional Green Energy (SEA)
  • Green Energy
  • Green Sustainability (IDN)
  • Green Environment (IDN)

Project di Tahun 2026

  • Regional Green Energy (SEA)
  • Global Green Energy (IDN)
  • Green Energy (IDN)
  • Green Sustainability (IDN)

Itulah berbagai misi dan project yang dibawa oleh token AHA. Kehadiran token ini tentu menjadi inovasi yang sangat baik untuk dunia kripto.

You may also like

1 komentar

Mayuf 13 Juni 2022 - 20:34

Baru tahu aku tentang crypto aha ini, temenku juga banyak yang main crypto

Balas

Beri Komentar

%d blogger menyukai ini: