Lima Langkah Mudah Membatalkan Tiket Kereta Api

oleh Ella Fitria
Stasiun Purwokerto, dok. Pribadi

“Laa, besok kamis jadi ke Surabaya?” tanya ibu dengan muka masam.
Aku mengangguk pelan sambil melepas tali sepatu. *hening*
“bu…. Maaf ya malam ini pulang larut malam lagi *sambil mencium pipi ibu.
Ibu hanya tersenyum, menyuruhku segera ganti baju dan istirahat.

Pagi ini, ibu bertanya dengan pertanyaan yang sama. Aku pun kembali mengangguk. Belum sempat aku bertanya balik, tiba-tiba ibu bersabda menyuruhku membatalkan tiket kereta api yang sudah ku pesan jauh-jauh hari. Kaget setengah mati dong ya, kenapa suruh batalin tiket? Padahal udah diizinin bapak ibu dari sebulan yang lalu. Tapi kenapa mendadak nggak ngizinin. Kenapa? Kenapa? Kenapa?

Dari jawaban ibu yang mbulet kemana-mana, aku bisa menyimpulkan beliau khawatir aku pergi sendirian. Padahal dari dulu juga kemana-mana sendiri, sendiri banget malah tapi diizinin juga. Lha ini tiba-tiba ibu labil nyuruh membatalkan tiket ke Surabaya. Oh Gusti, apakah ibuku lagi puber ke dua? Jadi labil begini? Entahlah 🙁

Dua hari dua malam aku sudah berusaha merayu ibu sekuat tenaga supaya mendapat restunya. Tapi hasilnya zonk! Padahal internitly 4D3N sudah jadi, temen yang di Surabaya juga sudah siap menggelar karpet merah. *tapi ya emang, manusia hanya bisa berencana, tetep Tuhan yang menentukan 🙁
Sebagai anak shalehah nggak mau membangkang orang tua, nggak mau menyakiti hati orang tua terutama ibu. Aku pun ngalaaaah. Yaaaa ngalah, gagal ke Surabayaaaaaa! Oke oke gapapa! Gapapa!

Ini kali pertama aku membatalkan tiket kereta api di stasiun Purwokerto. Alhamdulillah pelayanan pembatalan tiket kereta api di Stasiun Purwokerto dilayani 24 jam. Malam ini aku langsung menuju stasiun Purwokerto. Banjarnegara-Purwokerto menghabiskan waktu sekitar satu setengah jam, perjuangan banget demi duit kembali. Hahaha
Ya gimana, pembatalan tiket kereta api nggak bisa dilakukan via online 🙁
Apalagi udah booking tiket PP, kalau nggak diurus kan sayang, bisa buat jajanin mantan kalau dia main ke Banjarnegara *eh

Berikut langkah pembatalan tiket kereta api:

1. Pembatalan tiket dilakukan selambat lambatnya 30 menit sebelum jadwal keberangkatan kereta api sebagaimana tercantum dalam tiket. Dikenakan bea pembatalan sebesar 25% dari harga tiket.

2. Pastikan jam pelayanan pembatalan tiket di loket stasiun yang dituju.

Loket tiket kereta api di stasiun Purwokerto

Tidak semua stasiun melayani pembatalan tiket 24 jam seperti stasiun Purwokerto. Ada stasiun-stasiun yang melayani pembatalan tiket hanya di jam kerja saja. Makanya sebelum jauh-jauh datang ke stasiun untuk membatalkan tiket, ada baiknya cari info pelayanan pembatalan tiket terlebih dahulu.

Pembatalan tiket bisa dilakukan di stasiun mana pun (stasiun besar). Jadi pembatalan tiket nggak harus di stasiun keberangkatan. Misalnya jadwal pemberangkatan kereta api dari stasiun Purwokerto, pelayanan pembatalan tiket bisa dilakukan di stasiun Lempuyangan, dll.

3. Siapkan kartu identitas asli

Kartu identitas harus sesuai dengan nama penumpang yang tertera di tiket kereta api. Pembatalan tiket bisa diwakilkan kok, tapi ribet harus melampirkan surat kuasa bermaterai dengan tetap menunjukan bukti identitas asli pemilik tiket. Kalau tiket yang dibatalkan lebih dari satu penumpang dengan kode booking yang sama maka yang membatalkan cukup salah satu dari penumpang tersebut. Nggak perlu rombongan datang ke stasiun untuk membatalkan tiket. *cukup bawa rombongan keluargamu ke rumahku aja.😬

4. Mengisi formulir pembatalan tiket kereta api

Formulir pembatalan tiket kereta api

Sesampainya di stasiun Purwokerto, aku langsung menuju customer service untuk mengisi formulir pembatalan tiket. Di formulir pembatalan, kita bisa memilih pengembalian uang melalui transfer atau diambil tunai di stasiun tersebut. Tapi jika pengembalian uang dibawah Rp. 100rb, maka harus diambil tunai di stasiun tersebut, tapi jika pengembalian uang lebih dari Rp. 100rb, maka bisa memilih untuk di transfer setelah hari ke-30. Ya aku pilih transfer dong, daripada harus ke stasiun bolak balik. *cape kan kaya hubungan yang bolak balik putus-nyambung-putus-nyambung

5. Menuju loket pembatalan tiket kereta api

Check-in counter sebelum menyerahkan formulir ke loket pembatalan tiket kereta api

Setelah selesai mengisi formulir di customer service, aku diarahkan untuk mencetak tiket kereta api lalu menuju loket pembatalan tiket. Nah, formulir ini nantinya untuk bukti klaim jika selama 45 hari uang belum masuk ke rekening kita. Jadi folmulirnya jangan sampai hilang ya, *yang hilang biarlah rasa iri dengki kita!

Proses pembatalan tiket memang nggak ribet sih, hanya saja jarak tempuh dari tempat tinggalku ke stasiun bikin ribet, lumayan jaauuuh. Seandainya pembatalan tiket bisa dilakukan via online, hmmm.. Alokasi waktu untuk membatalkan tiket bisa ku pakai buat ghibah berfaedah di grup whatsapp #pesonagadispunggelan yang isinya cuma tiga orang tapi tiap hari chat sampai ribuan😂

Ella Fitria

You may also like

0 komentar

Anton Ciptady 18 Juni 2019 - 05:35

Hmmm…kalo ngebatalin tiket kereta, aku belum pernah (karena kalimantan belum ada kereta api) heheee…

Tindakan Ibu mbak udah benar kok….melarang anaknya safar tanpa ditemani mahrom (dan itu sudah sesuai dengan syariat seorang muslim)

Dan…..itu tandanya ibu mbaknya pengen secepatnya punya mantu….heheee

Balas
Ella Fitria 11 Mei 2018 - 16:00

Semoga bermanfaat 🙂

Balas
$cocoper6 6 Mei 2018 - 08:18

Terima kasih infonya, sy lg butuh info ini

Balas

Beri Komentar

%d blogger menyukai ini: