Kamar Kayu Purbalingga: UMKM yang Tumbuh dengan Penuh Cinta

oleh Ella Fitria

Jujur, buat kami awal tahun 2022 ini hectic banget karena urusan pindah rumah. Jadi tuh kami mau pindah rumah ke Purbalingga. Selain  memindahkan barang-barang dari Semarang, kami juga membutuhkan berbagai furnitur lain. Pelan-pelan kami cicil barang-barang isi rumah.

Nah, sebelum memutuskan membeli berbagai furnitur, kami melakukan survei terlebih dahulu. Mulai dari harga, bahan, dan desain yang kami mau. Nggak mudah memang mencari furnitur di salah satu kecamatan yang jauh dari kota Purbalingga. Mau beli furnitur via online, ongkirnya mahal juga. Akhirnya, saat aku scroll facebook, numulah “Kamar Kayu Purbalingga“.

Dibalik Sosok Kamar Kayu Purbalingga

Kamar Kayu Purbalingga
Kamar Kayu Purbalingga
Fyi, Kamar Kayu Purbalingga ini salah satu pusat kayu jati Belanda dan custom interior rumah. Kamar Kayu ini di kelola oleh dua orang, yakni Mas Ubaidillah Fathurozi (Ozi) dan Mas Taufik Hidayat. Menurutku, usaha furnitur ini benar-benar dibangun dengan penuh cinta. Berawal dari kegagalan usaha mereka berupa warung nongkrong yang hanya berjalan sekitar 7 bulan. 

Setelah itu, mereka pun putar otak dengan membuat data market untuk usaha baju. Namun, usaha jualan baju itu hanya ramai ketika hari raya saja. Naaah, dari usaha kuliner sampai outlet baju, mereka membuat barang-barang seperti rak, meja, kursi, dan lainnya sendiri dibantu oleh tukang.

Nggak disangka, beberapa waktu kemudian ada kenalan yang minta dibuatkan meja dan kursi untuk warungnya. Nggak tanggung-tanggung, dia memesan sekitar 8 set. Padahal, Mas Ozi dan Mas Taufik ini baru saja membuat pesanan meja laptop yang dikomplain pemesannya. Alasannya, karena struktur mejanya salah seperti pemasangan kaki-kaki mejanya.

Namun, dengan yakin dan semangat mereka yang meletup-letup, mereka pun menerima pesanan 8 set meja. Meskipun masih ada kesalahan struktur meja dan kursi yang mereka buat. Sampai akhirnya, mereka menggandeng tukang untuk membantu memperbaiki kesalahan meja dan kursi pesanan.

Jujur, aku salut banget sama Mas Ozi dan Mas Taufik. Mulai dari semangat mereka, usaha mereka, dan keyakinan mereka. Gagal dua kali, tetapi bisa bangkit berkali-kali. Semoga, teman-teman di luar sana yang sedang merintis usaha, dimudahkan, dilancarkan, dan dikuatkan selalu, ya. Aamiin

Berbagai Furnitur Kekinian Bisa Kita Dapatkan

Awalnya kami sempat ragu untuk memesan berbagai furnitur di Kamar Kayu Purbalingga. Alasannya, karena di sana masih sedikit contoh-contoh furnitur yang dikerjakan. Namun, setelah diskusi dengan Mas Ozi selaku owner Kamar Kayu Purbalingga kami memutuskan untuk memesan beberapa furnitur.

Selain itu, harga yang ditawarkan Mas Ozi juga bisa dibilang terjangkau alias masuk akal banget. Terlebih, bahan kayu yang digunakan rata-rata adalah Jati Belanda. Kami juga memesan furnitur dengan desain yang kami buat. Lalu, begitu model furnitur yang kami mau disetujui oleh Mas Ozi. Lanjut deh proses pengerjaan.

Di Kamar Kayu Purbalingga kami memesan furnitur sebagai berikut:

Meja Kerja

Proses pembuatan meja kerja
Proses Pembuatan Meja Kerja
Karena aku dan suamiku kerjanya di depan laptop, mau nggak mau supaya kerjanya makin nyaman harus punya space sendiri. Jadi, kami memutuskan untuk membuat meja kerja dengan desain yang simpel. Untuk ukurannya kami request supaya sesuai dengan ukuran yang kami mau. 

Menurutku, harganya juga lumayan terjangkau dengan bahan kayu jati Belanda. Kalau beli di e-commerce mana dapat harga Rp250.000. Hihihi, beruntung banget bisa custom dengan harga terjangkau dan material yang kokoh.

Meja Makan Minimalis

Untuk meja makan juga minimalis banget. Sebenarnya mirip meja biasa dengan bahan kayu jati Belanda. Niat awalnya sih mau buat meja kerja karena kami pesan dua meja kerja, tetapi ternyata ketika dua meja ini disatukan tingginya nggak sejajar. So, aku buat untuk meja makan saja. Harganya juga sama dengan meja kerja Rp250.000 dengan material kayu jati Belanda.

Rak untuk Bumbu Dapur

Rak untuk Bumbu Dapur
Rak untuk Bumbu Dapur
Nah, kalau rak untuk bumbu dapur ini aku request ukuran sesuai dengan stoples-stoples bumbu dapurku. Sayangnya, belum bisa aku foto bareng stoples-stoplesku karena rumahku masih tahap renovasi. Harganya juga terjangkau Rp85.000 bisa mendapatkan rak untuk bumbu dapur tiga tingkat yang kokoh dan estetik banget. 

Nampan Kayu

Nampan Kayu Jati Belanda
Nampan Kayu Jati Belanda

Sejak lama aku pengin banget beli nampan kayu begini. Begitu iseng scroll akun IG Kamar Kayu Purbalingga, aku langsung kepincut dong. Murah banget pula Rp35.000 dengan bahan kayu jati Belanda.

Sayangnya, nampan kayu ini berat banget, uy! Nggak worth it untuk membawa minuman ketika ada tamu. Terlebih, kalau membawa stoples kaca berisi camilan. Jadi, niatnya nampan kayu ini akan aku letakan di meja tamu dengan stoples-stoples camilan. Agak sedih karena di bagian bawah antara sambungannya nampan kayu ini nggak rata. Huhuhu

Meja Nakas Mini

Meja Nakas Mini
Meja Nakas Mini

Katanya, ini bukan nakes mini, sih. Namun, meja laptop yang buat lesehan itu. Niatnya akan kami fungsikan di ruang salat untuk menaruh Al-Qur’an, tasbih, dan lainnya. Selain itu, meja nakas mini ini juga bisa difungsikan untuk meja kerja jika ingin kerja sambil lesehan  pakai bean bag. Sempurna deh! Harganya juga super terjangkau, cuma Rp85.000 saja.

Rak Dinding Ambalan

Rak Dinding Ambalan
Rak Dinding Ambalan
Sebenarnya nggak niat memesan rak ambalan dinding. Soalnya, aku juga sudah punya beberapa rak ambalan yang belum dipasang. Namun, pas sampai di outlet Kamar Kayu Purbalingga kepincut sekalian memesan rak ambalan. Soalnya murah banget uy, cuma Rp27.000 dapat 6 ukuran rak ambalan dinding yang berbeda. 

Rak Pot Tanaman Indoor

Aku juga memesan rak pot tanaman untuk diletakkan di ruang tamu. Sebenarnya pesan tiga, tetapi Mas Ozi lupa. Jadi hanya membuatkan dua rak pot. Satunya diameter 20 cm yang satu diameter 25 cm. Harganya juga lumayan murah Rp45.000 dapat dua rak pot estetik dari kayu jati belanda. Hihihi

Ladder Hanger

Ladder Hanger
Ladder Hanger

Begitu kami sampai di outlet Kamar Kayu Purbalingga, suamiku kaget saat melihat ladder hanger yang aku pegang. Katanya “itu tangga buat apaan?” Aku auto ngakak lah. Meskipun bentuknya mirip tangga, ini tuh fungsinya buat hiasan doang ala ala tema scandinavia gitu. Namun, niatku akan difungsikan untuk cantelan mukena dan sarung di ruang salat. Harganya Rp45.000 dengan bahan kayu jati Belanda.

Lokasi Kamar Kayu Purbalingga

Lokasi Kamar Kayu Purbalingga
Lokasi Kamar Kayu Purbalingga 

Untuk lokasi Kamar Kayu Purbalingga ini ada di Jl. Raya Limbangan RT 05 RW 03, Kutasari, Purbalingga, Jawa Tengah. Kalau dari pusat kota Purbalingga atau Alun-alun Purbalingga sekitar 15 menit-an, deh. Bisa diakses dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Untuk akun media sosialnya bisa dikepoin di akun @kamarkayu.pbg. Atau teman-teman bisa juga langsung kontak Mas Ozi 082138174841.

Tenang, Produknya Bisa Dikirim ke Seluruh Indonesia, Kok!

Nah untuk yang tinggal di luar kota Purbalingga, tenang saja dong. Produk Kamar Kayu Purbalingga bisa dikirim dengan jasa ekspedisi, kok. Saat ini, Kamar Kayu Purbalingga belum membuka toko online di e-commerce. Jadi, teman-teman hanya bisa pesan produknya via WhatsApp dan nantinya produk dikirim dengan jasa ekspedisi.

Kemarin karena jarak rumahku ke outlet Kamar Kayu Purbalingga masih bisa dijangkau, jadi kami ambil sendiri deh. Sementara, untuk teman-teman yang tinggal jauh dari kota Purbalingga, bisa menggunakan JNE untuk pengiriman produknya.

JNE Content Competition Diperpanjang hingga 31 Januari 2022

JNE Content Competition Diperpanjang hingga 31 Januari 2022
JNE Content Competition diperpanjang hingga 31 Januari 2022
Berbicara jasa ekspedisi, jadi ingat kalau JNE Content Competition diperpanjang hingga 31 Januari 2022, lho. Temanya adalah JNE Bersama UMKM untuk Indonesia. Selain bisa mendukung menyebarkan informasi mengenai UMKM, kita juga berkesempatan memenangkan total hadiah puluhan juta. 

Terlebih, sekarang ini kita bisa belanja produk-produk UMKM dengan mudah. Kita tinggal googling untuk mencari berbagai produk UMKM se-Indonesia. Tinggal pilih, bayar, dan barang akan diantar ke rumah kita. Senang banget kan kalau menunggu kurir kesayangan teriak “Paket!” di depan rumah? Ahahaha

Yuk ikutan bagikan cerita dan pengalamanmu di Kompasiana dalam mendukung UMKM melalui JNE Blog Competition. Nggak hanya Blog Competition, ada juga lomba desain, foto, dan video dengan tema JNE Bersama UMKM untuk Indonesia. Untuk syarat dan ketentuan bisa klik link berikut, ya.

Ella Fitria

You may also like

0 komentar

Ainun 21 Januari 2022 - 23:01

mba ella pindah lagi dari Semarang? wahh padahal belum aku sambangi lho yang di semarang hehehe

rak ambalannya beneran murah ini, 27 ribu dapet segitu banyak. Di online market atau di informa ga boleh harga segitu, hiks
sekarang ini produk UMKM bagus-bagus, aku suka kalau nemu produksi UMKM dan kualitasnya oke

Balas

Beri Komentar

%d blogger menyukai ini: