Oleh-oleh Khas Pasuruan yang Perlu Dicoba

oleh Ella Fitria
Oleh-oleh Khas Pasuruan

Memiliki rencana berkunjung ke Kebun Raya Purwodadi atau wisata menarik lainnya di daerah Pasuruan? Jangan lupa lengkapi kunjungan Kamu dengan oleh-oleh khas Pasuruan yang legendaris berikut ini, ya.

Pasuruan merupakan wilayah yang terletak di tapal kuda Jawa Timur dan terdapat banyak tempat wisata dengan perkampungan yang memukau. Jangan lupa untuk membawa buah tangan beragam jajanan khas daerah Pasuruan berikut.

Daftar Oleh-oleh Khas Pasuruan yang Perlu Dicoba

Setiap mengunjungi tempat wisata di daerah tertentu, oleh-oleh merupakan barang yang kerap dicari wisatawan. Tak usah bingung, coba beli beberapa rekomendasi oleh-oleh untuk dibawa pulang dari kota yang berulang tahun setiap tanggal 8 Februari berikut, antara lain:

1. Bipang Jangkar

Bipang Jangkar menjadi rekomendasi camilan makanan khas Pasuruan pertama yang bisa Kamu bawa pulang. Bipang Jangkar memiliki rasa yang khas, terbuat dari beras ketan yang kemudian diolah menggunakan resep yang telah diwariskan sejak tahun 1949. Harganya cukup terjangkau, sekitar Rp20.000 saja per kemasan. Hayo, sudah pernah mencoba merasakan nikmatnya Bipang Jangkar belum, nih?

2. Roti Matahari

Salah satu hal yang cukup menarik dari berbagai oleh-oleh dari Pasuruan ialah keaslian resepnya yang masih terjaga. Selain Bipang Jangkar yang telah menemani sejak lama, Roti Matahari menjadi list berikutnya yang sayang bila dilewatkan, terlebih bagi Kamu pecinta roti.

Harganya juga masih terjangkau, yaitu Rp20.000 untuk setiap kemasan. Roti Matahari dibuat dengan krim roti yang lembut yang menghadirkan cita rasa lezat.

Untuk menjaga kualitas, produsen hanya memproduksi Roti Matahari di daerah Pasuruan, lho. Terdapat beberapa varian yang dapat dicoba, antara lain roti kasur, roti ronde, dan roti sisir. Aku paling suka sih roti sisir, legend banget rasanya!

3. Permen Jahe

Hal menarik lainnya dari oleh-oleh khas Pasuruan selain terletak pada keaslian resep yang dipakai ialah desain kemasan produknya yang mampu menghadirkan nuansa nostalgia. Hal ini juga ditemukan pada permen jahe khas Pasuruan yang masih bertahan memakai packaging dari kertas. Permen yang terbuat dari jahe dan gula ini menghadirkan sensasi manis bercampur pedas khas jahe. Tekstur permen kenyal, lembut dan bisa digigit. Satu kemasan permen jahe dibanderol dengan harga Rp5.000 saja, lho!

4. Kopi Kaspandi

Salah satu oleh-oleh khas dari daerah ini ialah kopi robusta dengan merek Kopi Kaspandi atau Kopi Sepoor (diambil dari bahasa Jawa yang berarti kereta api). Kopi ini menjadi incaran banyak wisatawan terutama yang memang tertarik pada kopi berkat rasa yang ditawarkannya.

Kopi yang telah berkomitmen menjaga kekhasan rasa serta aromanya sejak 75 tahun lalu ini bisa Kamu dapat dalam berbagai pilihan kemasan. Harga mulai dari Rp21.000 untuk kemasan 250 gram.

5. Oleh-oleh Ikan Lempuk

Ikan yang berukuran kecil dengan tampilan mirip ikan teri ini biasa disebut dengan nama Ikan Lempuk oleh masyarakat Pasuruan. Uniknya jenis ikan ini hanya bisa ditemukan di perairan Indonesia dan Jepang lho!

Di Indonesia, ikan ini hanya bisa dikembangbiakkan di daerah Ranu Grati, Pasuruan. Oleh warga sekitar yang banyak memeliharanya, ikan lempuk akan diolah menjadi rempeyek atau goreng crispy berbalut tepung. Cukup menarik untuk dijadikan teman camilan selama di perjalanan pulang atau sebagai teman makan nasi ketika sampai di rumah.

Diolah dengan bahan baku yang hanya bisa ditemukan di Pasuruan dengan citarasa gurih serta dibanderol dengan harga mulai dari Rp10.000, yakin untuk melewatkan makanan khas Pasuruan yang satu ini?

JNE Dorong Kemajuan UMKM Pasuruan Pasca Pandemi

Goll…Aborasi Bisnis Online 2022 Kota Pasuruan

Ya, siapa sih yang nggak merasakan dampak pandemi? Aku yakin kok, semua orang terlebih para pelaku usaha UMKM merasakan betul dampaknya. Mulai dari penurunan penjualan, permodalan, distribusi terhambat, dan kesulitan bahan baku. Tak hanya itu, pastinya selama pandemi COVID-19 ini daya beli masyarakat pun berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha UMKM.

Nah, belum lama ini JNE sebagai mitra UMKM mengadakan gelaran webinar JNE Ngajak Online 2022. Dengan tema Goll…Aborasi Bisnis Online 2022 Kota Pasuruan. Kota Pasuruan merupakan kota kesepuluh dari gelaran webinar Goll…Aborasi Bisnis Online pada tahun 2022 ini. Tahun ini JNE akan mengadakan webinar di 60 kota di seluruh Indonesia, lho.

Harapannya, melalui webinar ini UMKM di Indonesia, khususnya di Pasuruan dapat mengembangkan kemampuan bersaing di dunia digital. Dalam acara webinar online ini JNE menghadirkan dua pelaku UMKM, yakni Muhammad Taufiqi selaku Co-Founder Kelana Scarves dan Haris Prasetyo selaku Owner Qrani Hijab.

Beruntungnya, JNE Pasuruan memberi dukungan bagi para UMKM Pasuruan seperti workshop gratis untuk para UMKM dan layanan free pick up di berbagai wilayah. Selain itu, JNE menghadirkan program apresiasi untuk loyal customer seperti member JLC UMKM bisa mendapatkan hadiah menarik, plus promo diskon ongkir.

Yuk dukung para UMKM Indonesia. Nggak ada salahnya kok, setiap kita jalan-jalan ke suatu daerah kita beli makanan khas yang ada di sana. Dengan begitu, kita bisa membantu UMKM terus berkembang dan berinovasi. Kalau ke Pasuruan jangan lupa meng-list oleh-oleh khas Pasuruan, ya!

Referensi:
https://www.google.com/amp/s/www.idntimes.com/travel/tips/amp/prila-arofani/oleh-oleh-khas-pasuruan
https://www.libur.co/oleh-oleh-khas-pasuruan
https://www.tempatwisata.pro/wisata/Pasuruan

You may also like

4 komentar

Mayuf 29 Mei 2022 - 21:23

Hal wajib nih buatku kalo kemana-mana ya harus coba makanan khasnya dan oleh-olehnya,
Tapi aku belum sampai si ke pasuruan hehe

Balas
Ella Fitria 6 September 2022 - 14:59

semoga next bisa dapat kesempatan main2 ke Pasuruan ya, Mas

Balas
Hermansyah 28 Mei 2022 - 19:16

Permen jahe, udah lama banget ngga makan permen jahe jadi pengen coba permen jahe khas Pasuruan.

Balas
Ella Fitria 6 September 2022 - 15:00

coba intip di marketplace, Mas. Siapa tahu nemu, hihi

Balas

Beri Komentar

%d blogger menyukai ini: