5 Tips Agar Printer Tetap Awet, Apa Saja?

oleh Ella Fitria

Memiliki printer adalah sebuah investasi, dan tentunya kamu ingin membuatnya tetap awet selama mungkin, bukan? Tips di bawah ini akan membantu kamu untuk memperpanjang usia mesin printer kamu miliki. Jangan khawatir, tipsnya tidak akan menyuruhmu untuk  membawa printer ke tukang service kok, namun lebih ke beberapa perlakuan sederhana yang bisa kamu terapkan sendiri di rumah. Yuk simak ada apa saja!

1. Perhatikan supply suku cadang

Bukan hanya harga printer yang perlu kamu pertimbangkan soal biaya, namun juga printilan seperti suku cadang, contohnya seperti kartrid tinta. Oleh karena itu, kamu juga harus merawat suku cadang dengan baik, contohnya seperti menjauhkannya dari suhu panas. Hal ini dikarenakan panas dapat menyebabkan gelembung udara di dalam kartrid tinta, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kartrid bocor.

Begitu juga dengan penyimpanan kertas. Soalnya, kertas cukup kuat terhadap panas, namun, di lingkungan yang lembab, kertas akan menjadi lembab. Kondisi lembab inilah yang kelak bisa menyebabkan kertas menjadi macet. Sebaiknya, seluruh persediaan suku cadang disimpan di tempat yang sejuk dan kering. Atau, kamu juga dapat menyimpan tumpukan kertas terbuka dalam wadah yang memang kedap udara.

2. Batasi penggunaan yang tidak perlu

Tips ini berlaku untuk penggunaan mesin printer di kantor. Apabila printer di kantormu merupakan fasilitas umum yang sering digunakan setiap hari, kemungkinan printer tersebut sudah mencetak dan menghabiskan terlalu banyak produksi. Pasalnya, sekitar 90% kantor tidak memiliki kebijakan cetak formal atau sarana apa pun untuk melacak penggunaan dan biaya. Bisa jadi, kantor banyak menghabiskan uang untuk pencetakan dokumen di kantor seperti halnya untuk operasional lain dan sewa gedung.

3. Jangan boros menggunakan tinta warna warni

Tips satu ini lebih ke tips untuk menghemat biaya operasional dalam pembelian refill tinta. Yuk, mulai cetak dokumen berwarna secara bijaksana – hanya jika memang benar-benar dibutuhkan saja. Kalau dipikir-pikir, mengapa kita menggunakan tinta warna-warni? Karena terlihat bagus dan tidak ada yang memeriksa untuk melihat apakah warna diperlukan atau tidak. Bisa saja, kita sedang mencetak dokumen dari email dengan tanda tangan berwarna. Atau, kita mencetak halaman sebuah web, di mana biasanya memiliki variasi warna yang kuat. Agar lebih hemat, kamu bisa mencoba untuk mengurangi penggunaan warna dengan mengatur semua default printer menjadi pencetakan hitam-putih saja. Lalu, jika ingin mencetak dengan pilihan warna-warni, pengguna harus memilih secara manual.

4. Tidak kasar dalam menggunakan printer

Sama seperti merawat laptop dan perangkat canggih lainnya, sebaiknya kita juga berhati-hati dalam menggunakan mesin printer. Misalnya saja, pengguna laptop yang bijak tentunya tidak akan memukul-mukul keyboard dengan kepalan tangan atau sengaja duduk di atasnya, bukan? Begitu pula dengan mesin printer yang kita miliki. Pasalnya, printer beserta bagian-bagiannya bisa saja rusak jika tidak diperlakukan dengan baik. Ingatkan pengguna printer yang lain, termasuk dirimu sendiri, agar tidak lupa menutup pintu dan tray dengan hati-hati. Selain itu, perlakukan kabel dengan baik, jangan ditarik-tarik atau dilempar dan jangan menaruh barang-barang di atas printer.  

5. Perhatikan batas maksimal cetak setiap bulan

Poin yang satu ini juga penting untuk tidak membebani perangkat pencetakan kamu secara berlebihan. Produsen mesin printer biasanya selalu mencantumkan angka kapasitas cetak bulanan, seringkali disebut juga sebagai angka siklus cetak/produksi. Angka inilah yang menetapkan batas paling atas atau berapa jumlah maksimal yang bisa diproduksi di perangkat printer milikmu dalam setiap bulannya. Sebaiknya, gunakan printermu dalam batas sewajarnya dan jangan sampai melebihi angka yang disarankan.

Dalam panduan singkat ini, kamu bisa menerapkan beberapa tips yang semoga bisa membantu menghindari kerusakan dan dapat membuat usia printermu lebih awet. Jadi, bisa dibilang bahwa info yang ada di sini tidak akan memerlukan tambahan biaya atau membutuhkan effort lebih. Kalau kamu membutuhkan rekomendasi harga printer, pilihlah sesuai dengan kebutuhanmu dan jangan sampai over budget

You may also like

0 0 vote
Rating Artikel
guest
2 Komentar
Feedback Sebaris
Lihat semua komentar
fanny_dcatqueen
21 Juli 2022 18:47

Langsung inget printerku yg udah bertahun2 nganggur ga kepake lagi, sejak pandemi . Dulu aku beli printer hanya utk print dokument traveling mba. Tapi sejak dokumen2 traveling pun bisa paperless, hanya nunjukin hp, sejak itu jadi ga pernah print kertas lagi .

Aku rasa itu printer udah rusak saking kelamaan juga ga dipake. Seingetku, printer pun ga bisa terlalu lama ga dipakai kan yaaa. Sayang sebenernya…